by

Saksi Tidak Melihat Terdakwa Menampar Korban

  • Sidang Dugaan Pemukulan Anak Dibawah Umur

KARIMUN (HK) – Sidang kasus dugaan pemukulan terhadap anak di bawah umur berinisial TS (17) dengan empat terdakwa yakni Billy, Vincent, Michael dan Agustino kembali digelar di Pengadilan Negeri Tanjungbalai Karimun, Senin (28/10) sore dengan agenda mendengarkan keterangan korban dan saksi dari Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Sidang yang dipimpin Ketua Pengadilan Negeri Tanjungbalai Karimun Joko Dwi Hatmoko dengan dengan anggota Yanuarni Abdul Gaffar dan Yudi Rozadinata tersebut menghadirkan empat orang saksi, yakni TS selaku saksi korban dan tiga saksi lainnya, yakni Jackson, Wijaya dan Hendy.

Dalam keteranganya, TS mengaku kalau dirinya dirinya ditampar dan badannya ditekan ke bawah oleh terdakwa Billy. Namun, keterangan korban tersebut terbantahkan dengan keterangan ketiga saksi lainnya. Ketiga saksi menyebut kalau mereka tidak melihat terdakwa menampar ataupun menekan tubuh korban.

Ketua Majelis Hakim, Joko Dwi Hatmoko usai sidang mengatakan, dalam persidangan korban TS mengatakan ditampar. Namun, saksi yang lain menyebut kalau terdakwa Billy bukan tidak menampar melainkan mereka tidak melihat dan tidak mengetahui secara pasti peristiwa itu. Pernyataan saksi korban dan ketiga saksi akan menjadi pertimbangan majelis hakim.

“Hari ini, kita kembali menggelar sidang perkara Billy dengan agenda memeriksa 4 orang saksi. Memang, korban menyatakan ditampar tapi saksi yang lain menyatakan bukan menyatakan Billy tidak menampar tapi mereka tidak melihat dan tidak tahu. Mungkin karena sudut pandang. Ini akan menjadi pertimbangan kami,” ungkap Joko.

Dalam sidang, hakim juga memberikan kesempatan kepada empat terdakwa untuk mengajukan pertanyaan. Billy yang diberi kesempatan bertanya lebih banyak menyatakan kalau dirinya membantah pernyataan saksi korban. Billy menyebut dia tidak pernah menampar ataupun mencekik korban, melainkan hanya merangkulnya saja.

“Ya, kita memberikan kesempatan bagi terdakwa untuk bertanya. Pertanyaan lebih cenderung ke pernyataan bawah dia tidak melakukan seperti apa yang diterangkan oleh saksi. Terdakwa merasa tidak menampar, tidak mencekik tapi hanya merangkul dan juga merasa tidak menekan bahunya korban tapi hanya menyuruh untuk menunduk,” jelasnya.

Untuk memperkuat pernyataan terdakwa Billy, hakim meminta kepada terdakwa untuk menghadirkan saksi yang meringankan bagi mereka. Agenda sidang dengan meminta keterangan saksi dari terdakwa akan digelar pada Rabu (30/10) besok. Hakim tidak membatasi berapa orang saksi yang bisa dihadirkan oleh terdakwa. (ham)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed