by

Tangan Wakapolres Bintan Terbakar, Ini Penyebabnya

BINTAN (HK) – Tangan sebelah kanan Wakapolres Bintan, Kompol Dandung Putut Wibowo, sempat terbakar saat memusnahkan barang bukti narkotika jenis ganja didepan Mako Polres Bintan, Selasa (29/10/2019) siang.

Beruntung kejadian itu tak melukai. Api yang dipicu siraman bensin hanya menyambar sarung tangan karet yang dikenakan Dandung.

Akan tetapi, kobaran api karena siraman bensin kedalam tong tempat ganja itu dimusnahkan mengagetkan sejumlah pejabat yang hadir. Bahkan, sejumlah awak medianya sontak menjauh dari lokasi pemusnahan lantaran api menyambar cepat.

Kompol Dandung menyampaikan, ganja itu berasal dari Aceh. Oleh tersangka, daun haram berbentuk kering itu dibawa menggunakan jalur laut. “Pakai KM Kelud turun di Kijang dan dicegat anggota dekat Wacopek,” kata Dandung.

Ia menambahkan, awalnya ada 10 Kg ganja yang dibawa tersangka. Hanya saja, dari pengakuan tersangka kepada penyidik 7 Kg ganja sudah diedarkan. “Seluruhnya diedarkan diwilayah Kepri,” timpalnya.

Setiap 1 Kg ganja yang lolos kata Dandung, tersangka mendapatkan upah Rp 1 juta. Pengakuan RH kepada polisi, aksi ini sudah dua kali dilakukan. “Dijual perkilonya Rp 4,5 juta,” sebut mantan Kasat Lantas Polres Bintan itu.

Pelaku yang merupakan residivis itu kini hanya bisa menyesali perbuatannya. Dengan tangan terborgol, RH melihat barang miliknya habis terbakar hingga menjadi abu.

Dandung menyampaikan penyidik Satres Narkoba Polres Bintan menjerat RH dengan dakwaan melanggar Pasal 111 ayat 2 dan 114 ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman penjara seumur hidup. (oxy)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed