by

Warga Pokok Ceri Bertahan, Minta Kompensasi ke Pihak Ketiga

Batuaji (HK) – Meski telah digusur, warga ruli kampung Pokok Ceri Cunting RT05/RW01 Kelurahan Tanjung Uncang, Batuaji menolak sebelumnya diganti rugi.

Pantauan di lokasi, Selasa (29/10/2019) warga 22 kepala keluarga (KK) itu tak terima begitu saja digusur oleh Tim Terpadu Kota Batam. Pasalnya, mereka menyatakan belum mendapatkan ganti rugi.

Bahkan, warga yang masih bertahan disana menempelkan papan pemberitahuan yang bertuliskan “Kami Belum Mendapatkan Kompensasi dari pihak ketiga, jadi warga akan bertahan disini”.

Di lokasi penggusuran, mereka membangun gubuk dari material bekas gusuran tanpa lampu.

“Kami akan bertahan disini. Sebelum dapat ganti rugi, kami akan tetap tinggal disini,” ujar seorang ibu dua anak.

Warga menyatakan, sebelum wacana penertiban, diinformasikan ada kompensasi sebagai ganti rugi. Nyatanya sampai kini belum ada.

“Karena dijanjikan ada ganti rugi, makanya kami tetap bertahan. Lagian kami mau kemana lagi soalnya kami tak punya uang untuk bangun rumah. Lihat aja sendiri mas, kami rela bangun rumah tanpa penerangan,” ungkap ibu rumah tangga yang sudah menetap disana selama 10 tahun.

Sementara itu, Iman Tohari, kasi Trantib Satpol PP Kota Batam menjelaskan penertiban itu tak ada ganti rugi. Soalnya, warga yang tinggal disana berada diatas row jalan 100 meter.

“Jadi, tak ada ganti rugi diatas lahan pemerintah,” ujarnya saat melakukan penggusuran. (ded)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed