by

Pekerja Galangan Kapal Ditemukan Meninggal, Keluarga Minta Ini

BATAM (HK) – Terungkapnya identitas dua mayat yang terapung di perairan Batam pada, Jumat (24/10) lalu membuat pihak keluarga kedua jenazah meminta kepada pihak kepolisian bisa mengungkap siapa pelaku yang diduga pembunuh tersebut.

Salah satu keluarga korban yang ditemui di komplek Perumahan MKGR, kelurahan Kibing, Batuaji menuturkan, dirinya tak tahu apakah korban dibunuh atau tenggelam. Soalnya, dia hanya mendapat kabar dari keluarga bahwa mayat adiknya (Melky, red) ditemukan diperairan Belakang Padang.

“Saya nggak tahu apakah dibunuh atau tenggelam begitu saja. Soalnya saya dikabarin oleh keluarga bahwa korban (Melky) sudah jadi mayat ditemukan warga diperairan Belakang Padang,” katanya Frans, keluarga Melky, Rabu (30/10) paginya.

Dia juga menyatakan, jika dirinya mengetahui kalau Melky meninggal saat dirinya di Tanjung Baru, Karimun. Bahkan sampai saat ini permasalahannya belum diketahui mereka, sebab hasil otopsi dari pihak kepolisian belum diberikan.

“Hingga kini kami keluarga belum tahu apa hasil visum atau otopsinya. Soalnya, belum ada dikabari pihak kepolisian sama kami,” katanya saat awak media ini menyambangi rumah tempat korban saat itu.

Frans juga menceritakan, kalau korban (Melky, red) anak bungsu dari 10 bersaudara.

Masih kata Frans lagi, bahwa korban ini bukan kerja di penambang pasir melainkan kerja di galangan kapal PT Sindo Marine Sagulung.

“Korban itu kerja di galangan kapal bukan di penambang pasir seperti yang diberitakan sebelumnya. Pasalnya teman-teman korban sudah datang melayat kemarin itu,” kata keluarga lainnya kemarin itu.

Diketahui jenazah Melky sudah dikebumikan oleh sanak keluarganya di TPU Sei Temiang, Sekupang pada Senin (28/10) lalu.

Sebelumnya, dua mayat yang mengambang di dua perairan berbeda seperti di dekat Balai Perikanan Budi Daya Laut atau tepatnya di Jembatan III Barelang dan perairan Belakang Padang, akhirnya sudah diketahui namanya.

Identitas kedua mayat tersebut diketahui setelah dilakukan penyelidikan oleh pihak Kepolisian sektor Batuaji dan Belakang Padang.

Kedua mayat lelaki yang sebelumnya disebutkan Mr X di perairan Jembatan III Barelang itu bernama Doyok alias Ahmad (19). Sedangkan di perairan Belakang Padang merupakan Melky Abraham Ely (35) ditemukan warga sekitar pada Jumat (25/10) siangnya. (ded)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed