Apakah Nasdem Usung Amsakar – Marlin di Pilwako Batam?

Aldi Samjaya

Aldi Samjaya

  • Oleh: Aldi Samjaya, Pemimpin Redaksi Haluan Kepri

Sinyalemen Partai Nasional Demokrat (Nasdem) bakal menjagokan pasangan Amsakar-Marlin pada Pemilihan Walikota (Pilwako) Batam 2020 semakin terlihat, seiring mendaftarnya Agustina Marlin, isteri sang Walikota Batam Muhammad Rudi, ke Partai Nasdem sebagai bakal calon Wakil Walikota Batam.

Perlu keberanian dan pertimbangan matang dari Partai Nasdem untuk mengusung pasangan ini. Sehingga pada akhirnya tidak menjadi keputusan yang kontraproduktif.

Mengapa perlu keberanian? Kita ketahui, Marlin dan Amsakar Achmad yang kini menjabat Wakil Walikota Batam, tidak terbantahkan keduanya merupakan representasi dari Partai Nasdem, Walikota Batam saat ini Muhammad Rudi dan sama – sama berasal dari Suku Melayu, sehingga dengan memasangkan mereka, diyakini kurang berdampak signifikan dalam menumbuhkan pemilih baru bagi keduanya. Artinya, indikator keterpilihan Marlin bagi para pemilih, juga ada pada diri Amsakar.

Memasangkan Amsakar dan Marlin, juga berarti menghilangkan kemungkinan ikut diusungnya kader partai politik lain, sebagai calon Walikota/Wakil Walikota Batam dalam koalisi yang bakal dibangun oleh Nasdem. Karena kita tahu, dengan raihan 7 kursi di DPRD Batam, Nasdem masih membutuhkan 3 kursi lagi dari partai lain sebagai syarat mutlak bisa mengusung pasangan calon Walikota/Wakil Walikota Batam. Sehingga mengharuskan Nasdem merangkul partai politik lainnya.

Memasangkan Amsakar dan Marlin, juga memberi kesan, bahwa Rudi memerlukan orang yang lebih dekat dengan dia untuk mendampingi Amsakar, pasca dirinya nanti tidak lagi menjadi Walikota Batam.

Tidak itu saja, efek lainnya yakni, bakal mencuatnya isu politik dinasti. Para lawan politik akan menjadikan politik dinasti sebagai senjata ampuh untuk menggerus suara pasangan ini. Dan dikhawatirkan, isu politik dinasti ini, juga bakal menggerus suara Rudi, yang disebut-sebut bakal maju dalam perebutan kursi Kepri Satu.

Kendati demikian, memasangkan Amsakar dan Marlin bukan berarti juga tidak memiliki kekuatan. Isu politik identitas berupa persamaan jender, diprediksi juga dapat menjadi salah satu kekuatan pasangan ini. Sebagai seorang perempuan, dan diprediksi merupakan satu-satunya calon perempuan di kontestasi Pilkada Batam, diyakini faktor ini juga menjadi nilai lebih dari seorang Marlin.

Disamping itu, pertimbangan regenerasi kepemimpinan Batam ke depan bagi Partai Nasdem dan Muhammad Rudi, bisa saja menjadi salah satu pembenaran atas keputusan untuk memasangkan keduanya.

Dalam hal ini, sekalipun nantinya duet Amsakar – Marlin benar – benar terwujud, tentunya Partai Nasdem dan Muhammad Rudi sudah mengkaji plus dan minusnya serta telah melakukan analisa matang, baik dari aspek taktis, strategis maupun pertimbangan berdasarkan hasil survei dari lembaga survei kredibel di negara ini. ***