Bawaslu Kepri Bakal Terus Awasi Jalannya Pilkada 2020

PEMERINTAH Provinsi Kepri saat menerima penghargaan dari Bawaslu Kepri terkait pengawasan pemilu 2019.Foto:Eva Fransiska/Haluan Kepri

TANJUNGPINANG (HK)- Badan Pengawas Pemilu Bawaslu Provinsi Kepri memastikan bahwa pihakny bakal terus mengawasi jalannya pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah Pilkada Kepri serentak tahun 2020 mendatang

Hal ini disampaikan Komisioner Bawaslu Kepri Indrawan Susilo di Tanjungpinang,Selasa (5/11).

“Kita terus berupaya mempersiapkan pilkada Kepri agar dapat berjalan dengan lancar,” ungkap Indrawan.

Indrawan mengatakan bahwa melalui evaluasi pelaksanaan pemilu legislatif dan pilpres 2019 kemarin, Bawaslu Kepri banyak belajar agar pelaksanaan pilkada Kepri 2020 dapat berjalan kondusif.

“Dari evaluasi pemilu lalu , kita banyak mengambil pelajaran khususnya yang menjadi perhatian kita tentang penyaluran logistik surat suara pemilu,” ujar Indrawan.

Yangmana,melihat kondisi Provinsi Kepri yang memiliki kondisi geografis 96 persen lautan dan hanya 4 persen daratan, pendistribusian dan penyaluran logistik surat suara ini harus dipersiapkan dengan matang.

“Dari pelajaran pemilu 2019 lalu, adanya penyaluran logistik surat suara yang mengalami kekurangan dan ada daerah yang lebih,” tegas Indrawan.

Sehingga hal tersebut harus dicarikan solusinya. selain itu, lanjut Indrawan pengawasan terhadap peredaran money politik, tersebarnya berita hoax, dan kondisi lainnya yang menyebabkan pelaksanaan pemilu jadi tidak kondusif.

Sementara itu, Plt Gubernur Provinsi Kepri H Isdianto mengatakan bahwa pemerintah Provinsi Kepri serius terus berkomitmen dalam mempersiapkan pelaksanaan pilkada Kepri 2020 mendatang.

“Kita yang pertama berkomitmen dalam melakukan MoU, penganggaran dan evaluasi lainnya agar pelaksanaan pilkada Kepri 2020 berjalan aman dan lancar,” ungkap Isdianto.

Isdianto meminta kepada pelaksana pemilu baik itu KPU Kepri dan Bawaslu dapat belajar dari pelaksanaan pemilu 2019 lalu.

“Dari persiapan pelaksanaan pemilihan, ketersediaan dan kecukupan kebutuhan logistik dan surat suara, pengawasan terhadap money politik, menangkal berita hoax, dan pelaksanaan Pilkada yang aman dan damai,” ungkap Isdianto.

Sehingga hasil akhirnya, lanjut Isdianto terjadinya pelaksanaan pilkada Kepri yang kondusif dan lancar.(Efr)