RSUD dan PTSP Terima Penghargaan dari Menpan-RB

WAKIL Walikota Batam, Amayakar Ahmad foto bersama dengan Direktur RSUD dan Sekretaris DPM-PTSP .Foto:Boby/Haluan Kepri

BATAM (HK) – Dua OPD pemerintah Kota Batam yakni, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatima dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Pemko Batam terima penghargaan penyelenggaraan pelayanan publik dengan kategori baik.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (Menpan-RB), Tjahjo Kumolo mengatakan penghargaan tersebut merupakan wujud apresiasi sehingga ini memberikan motivasi kepada daerah yang serius mereformasi birokrasinya dan mengoptimalkan pelayanannya kepada masyarakat.

“Sekecil apapun keinginan masyarakat harus terpenuhi serta sekecil apapun percepatan memberikan pelayanan publik kepada masyarakat harus dipercepat dan diperkuat, walaupun ada PTSP, kepala daerah harus punya inovasi-inovasi lain,” kata Tjahjo di Hotel Aston Batam, Kamis (7/11/2019).

Sehingga, lanjutnya masalah investasi, pelayanan publik harus dapat memangkas jalur birokrasi dengan reformasi birokrasi. Karena tata kelola pemerintah itu harus semakin cepat, efektif efisien.

“Dan pengaduan masyarakat atau pertanyaan dari pers, pemerintah daerah harus cepat tanggap menjawab. Jangan diperlambat justru harus dipercepat,” harapnya.

Dengan penghargaan ini, daerah-daerah yang belum mendapatkan penghargaan akan terangsang untuk berani mengambil kebijakan dan berani membuat inovasi sekecil apapun.

“Baik itu ditingkat desa, kelurahan, kecamatan, dimana pegawai negeri itu harus menjadi pendorong keterbukaan, membangun inovasi, mewujudkan pemerintahan yang bersih, mengerakkan mengorganisir masyarakat diberbagai bidang yang ada,” jelasnya.

Itu lah tujuan kami, bahwa memangkas birokrasi itu adalah bagian dari pada reformasi birokrasi, sehingga daerah dengan investasi semakin mudah dan para pengusaha bisa cepat berinvestasi dengan dipermudah perizinannya.

“Kemudian pelayanan masyarakat juga semakin baik hingga percepat pertumbuhan ekonomi,” tegasnya.

Sementara itu, walikota Batam, Amsakar Achmad menyampaikan apresiasinya dengan penghargaan yang sudah diterima atas pencapaian kinerja rekan-rekan OPD yang sudah memperlihatkan kesungguhannya.

“Penghargaan ini di satu sisi merupakan apresiasi. Sisi lainnya menyiratkan perlu tanggung jawab kami terutama penyelenggaraan ini untuk selalu berupaya meningkatkan memberikan mutu pelayanan yang baik bagi masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, dibalik penghargaan yang kita terima ini sebenarnya ada substansi yang harus kita lakukan. Pertama Bagaimana untuk waktu ke waktu pelayanan publik kita ini semakin meningkat,” ujar Amsakar.

“Karena kecepatan arus perubahan ini dengan harapan masyarakat sudah sedemikian rupa,” tambahnya.

Kita sangat bersyukur, kemarin MPP dapat satu, sekarang dapat dua. Dibalik itu, MPP kita saat ini mengalami sedikit penurunan angka.

“Sebab, beberapa daerah lain itu membuat terobosan yang lebih baru. Sementara belajarnya dari kita, tapi terobosan yang buat mereka lebih lengkap lagi. Artinya kita tetap terus melakukan pembenahan-pembenahan,” tambahnya,” jelasnya.

Khusus Disduk Capil, Nanti akan melakukan briefing di Disduk untuk memperbaiki tata kelolanya.

Memang ini sudah dilakukan perubahan, sebelumnya masih berserak-serak para calo di sana. Sekarang Alhamdulillah sudah tidak ada lagi, meski belum memuaskan. (bob)