Empat Orang Managemen Montigo Diperiksa

Sejumlah orang mengevakuasi korban jembatan runtuh di Montigo resort Nongsa. (istimewa)

Sejumlah orang mengevakuasi korban jembatan runtuh di Montigo resort Nongsa. (istimewa)

BATAM (HK) – Peristiwa runtuh dan jatuhnya pengunjung asal Singapura di pelantar Montigo Resort, pada Kamis sore kemarin, empat orang manajemen Montigo diperiksa Mapolresta Barelang. Hal tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Erlangga, Jum’at (8/11/2019)

Dikatakannya, peristiwa ambruknya pelantar Montigo, masih dalam penyelidikan, Mapolresta Barelang masih olah TKP yang menjadi penyebabnya.

“Dari semalam sudah empat orang manajemen yang diperiksa,” ujarnya kepada sejumlah awak media.

Dijelaskannya, untuk kondisi korban, yang keseluruhan berjumlah 18 orang sudah kembali ke Singapura. Sebanyk 13 yang mengalami luka ringan kembali ke hotel Montigo. Dan dua orang yang mengalami luka patah, tadi pagi sudah dirujuk ke Singapura.

Dugaan sementara, kata Kabid humas Polda Kepri Kombes Pol Erlangga, kondisi pelantar, yang penyangganya dari kayu, ada kemungkinan lapuk. Tidak kuat menahan beban, karena saat bersamaan sekitar 30 orang melakukan foto bersama di titik tersebut sehingga tidak kuat menahan beban.

“Sementara kita masih lakukan pemeriksaan dan pendalaman kepada saksi dan pihak manajemen,” ujarnya.

Lebih lanjut korban peristiwa Montigo merupakan tamu yang didatangkan agen travel yang seluruhnya 120 orang.

“Tentunya kita lihat dulu fakta-fakta yang ada di TKP, adakah kelalaian di situ. Apakah kondisi jembatannya sudah tidak memungkinkan dan sebagainya. Sementara masih di dalami,” ujarnya. (put)