by

Bawa Sabu 1,5Kg dari Malaysia, TKI Ilegal Diamankan di Pantai Nongsa

BATAM (HK) – Ditresnarkoba Polda Kepri berhasil mengungkap peredaran gelap Narkotika jaringan Malaysia – Indonesia jenis sabu sebanyak 1,5 Kg melalui seorang pria TKI Ilegal yang baru tiba dari Malaysia di pantai Terih Nongsa, Batam pada Kamis (14/11/2019).

Dirresnarkoba Polda Kepri, Kombes Pol Yani mengatakan pengungkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat bahwa terdapat seorang pria TKI Ilegal yang baru tiba dari Malaysia, diduga membawa Narkoba.

“Mengetahui hal itu, tim Opsnal Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Kepri yg dipimpin langsung oleh AKP RONNY mendatangi TKP di pantai Terih, Nongsa,” kata Yani kepada haluankepri.com, Kamis (14/11/2019) sore.

“Sesampai di lokasi, ternyata informasi tersebut benar, lalu dengan sigap tim berhasil mengamankan tersangka Taufik (47) beserta barang bukti Narkotika diduga Sabu seberat sekitar 1,5 Kg,” tambahnya.

Dijelaskan, dari keterangan warga Lombok ini, barang haram tersebut diberikan oleh seorang laki-laki di Malaysia dengan panggilan Botak (DPO) untuk dibawa ke Batam.

“Selanjutnya, sabu itu akan diserahkan kepada seseorang di sekitar Botania Kota Batam dengan menunggu instruksi dari Botak (DPO),” jelas Yani.

“Saat ini kita masih melakukan pengembangan guna mencari dan menangkap penerima barang tersebut di Kota Batam,” tambahnya.

Adapun barang bukti yang diamankan diantaranya, satu bungkus plastik teh Cina merk Guanyinwang berisi Sabu seberat 968 gram, satu bungkus plastik bening berisi Sabu seberat 521 gram.

“Selain itu, satu buah tas ransel warna hitam motif biru, satu unit HP merk Nokia 106 warna hitam dan KTP tersangka,” pungkasnya. (bob)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed