by

Kelangkaan Elpiji di Batam Diduga Ulah Pengecer

BATAM (HK) – Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam, Gustian Riau mengatakan sulitnya masyarakat untuk mendapatkan elpiji 3 kg atau yang biasa disebut dengan gas melon dibeberapa titik di Batam dalam beberapa hari belakangan ini adalah sebab ulah para pengecer.

Karena kalau dari pertamina penyaluran elpiji itu tidak kendala dan masalah. Dari pertamina ke agen tidak ada masalah, dari agen ke pangkalan juga tidak ada masalah, namun yang bermasalah itu saat ini adalah dari pangkalan ke pengecer.

“Elpiji itu tidak ada langka, kuota yang diberikan mencukupi untuk kebutuhan masyarakat, tapi yang bermasalah saat ini adalah para pengecer yang membeli kepada pangkalan, sehingga masyarakat tidak kebagian,” ucap Gustian Riau saat dijumpai di kantornya. Kamis (14/11/2019) sore.

Dikatakan Gustian Riau, Kejadian itu sangat aneh dan pihaknya sudah temukan ada tiga pangkalan yang bermasalah dan langsung diberikan sanksi. Sanksinya itu rekomendasikan untuk dikurangi kuotanya dan jika tidak bisa juga dibina maka akan dicabut izinnya.

Jika didapatkan para pengecer elpiji didapatkan melakukan penimbunan tanpan ada izin maka akan bisa diberi sanksi, sanksinya itu bisa pidana.

Untuk mengetahui keluhan masyarakat secara langsung itu saya menjadikan nomor saya itu sebagai nomor pengaduan langsung bagi masyarakat.

Dalam pengaduan yang disampaikan oleh masyarakat, tidak ada satupun masyarakat yang mau menunjukan alamat lengkap dari pangkalan yang langka itu.

“Kalau hanya disebutkan cuma kecamatan saja, seperti Sagulung, Sagulung itu daerahnya luas, pangkalan disitu mencapai sekitar 200 pangkalan, kalau di cek satu persatu tidak mungkin, habis hari kita untuk itu,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Perindustrian dan ESDM Disperindag Kota Batam Januar mengatakan, jika masyarakat mengetahuinya adanya kelangkaan disuatu pangkalan, maka diharapkan untuk melapor kepada Disperindag Kota Batam, yakni berikan alamat lengkap.

“Kalau alamat yang dilaporkan lengkap akan kami cek dan tindak langsung. Dalam rangka menindak lanjuti adanya kelangkaan yang dikeluhkan masyarakat kita akan gelar operasi pasar, Yaitu pada selasa dan rabu mendatang,” bebernya.(dam)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed