by

Aspel Minta Tambahan Alokasi Lahan Kepada Pemerintah

BATAM (HK) – Asosiasi Pengusaha Limbah (Aspel) Indonesia Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) minta tambahan alokasi lahan sebanyak 40 hektar kepada Pemerintah Kota (Pemko) Batam dan BP Batam.

Pasalnya lahan yang ada saat ini di wilayah Kabil itu sudah tidak mumpu lagi untuk menampung limbah B3 yang ada di Batam yang dikelola puluhan pengusaha yang tergabung dalam organisasi Aspel tersebut.

Ketua umum Aspel B3 Indonesia, Barani Sihite mengatakan, Batam adalah kota Industri dan sangat banyak menghasilkan limbah, seperti limbah dari elektronic, galangan kapal dan juga medis. Itu harus dikelola dengan baik.

“Lahan yang ada sekarang sempit untuk melakukan pengelolaan limbah B3 yang kita kumpulkan,” ucap Sihite disela-sela pelantikan pengurus Aspel limbah B3 Indonesia periode 2019-2022, Sabtu (16/11/2019) di Hotel Planet Jodoh.

Dikatakan Sihite, jika alokasi lahan 40 hektar yang sudah diajukannya itu dikabulkan oleh pemerintah maka akan bisa menampung semua limbah B3 yang ada di Kota Batam.

Kemudian akan didatangkan peratalan tekonologi untuk mengelola limbah B3 itu, agar limbah itu bisa dikelola langsung di Batam.

“Yakni dengan bergandengan tangan dengan para investor yang lain, agar limbah B3 itu bisa terselesaikan secara maksimal di Batam ini,” ujarnya.

Anggota DPRD Kota Batam, yang sekaligus penasehat Aspel tersebut, Arlon Veristo mengatakan masalah lingkungan adalah masalah kita semua, bukan hanya masalah Aspel saja.

DPRD Kota Batam akan mendorong penambahan lokasi untuk Aspel dalam pengelolaan limbah tersebut, agar semua limbah yang ada di Batam bisa dikelola langsung di Batam, karena kalau hal itu bisa dilakukan maka biayanya akan lebih murah.

“Jika limbah ini tidak dikelola dengan baik, suatu contoh adalah tentang air limbah apabila dibiarkan mengalir begitu saja maka afeknya adalah kita semua. Oleh karenanya diharapkan Aspel betul-betul bisa menagani lingkungan dengan maksimal,” harapnya. (dam)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed