by

IIP BUMN Bersihkan Ikon Batam

BATAM (HK) – Puluhan Ikatan Istri Pimpinan (IIP) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang ada di Kota Batam gelar bakti sosial di kawasan wisata jembatan 1 Barelang.

Yakni dengan membersihkan sampah-sampah yang berterabaran disekiran aikon Kota Batam peninggalan mendiang Presiden RI Ketiga, BJ Habibie itu, Sabtu, (16/11 2019).

Kegiatan yang bertajuk gerakan Indonesia bersih itu diikuti perwakilan 18 instansi BUMN yang ada di Batam, diantaranya yaitu Persero Batam, Pelindo dan Jamkrindo.

Panitia pelaksana dari Persero Batam, Irma Hendra mengatakan kegiatan itu merupakan bentuk nyata dukungan IIP BUMN Batam terhadap Gerakan Indonesia Bersih 2020 yang dicanangkan pemerintah.

“Sekaligus berperan menekan sampah plastik yang saat ini kondisinya memprihatinkan. Dalam kegiatan ini kami bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam,” ucap Irma disela-sela kegiatan bakti sosial tersebut.

Dikatakannya, persoalan sampah plastik saat ini menjadi isu global yang terus dikampanyekan masyarakat internasional, karena sangat berpengaruh sekali terhadap kelangsungan ekosistem.

Dimana saat ini Indonesia merupakan negara terbesar kedua di dunia sebagai negara penghasil sampah plastik. Oleh karenya edukasi tentang pemilahan sampah kepada masyarakat sangat penting.

“Melalui edukasi masyarakat akan paham dan membuang sampah pada tempatnya, yakni mengenai sampah yang bisa didaur ulang kembali, dan sampah yang bisa bernilai ekonomi,” ucapnya.

Hal senada dikatakan perwakilan dari Pelindo Batam, Dora mengatakan seharusnya masyarakat bisa menekan menumpuknya sampah plastik terutama di kawasan wisata jembatan 1 Barelang itu.

Yaitu dengan kesadaran pengunjung untuk tidak membuang dan meninggalkan sisa makanan begitu saja. Selain itu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mengurangi dan menghentikan penggunaan produk berbahan plastik.

“Disayangkan jika lokasi wisata yang indah ini dipenuhi sampah, makanya penting bagi kita untuk menumbuhkan kesadaran, agar persoalan lingkungan bisa diatasi bersama,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Seksi pengurangan sampah DLH Kota Batam, Rida Meliyana mengatakan apa yang dilakukan oleh IIP BUMN Batam itu merupakan kegiatan nasional yang sejalan dengan program dari Kementerian Lingkungan Hidup.

Yaitu gerakan pilah sampah dari rumah yang baru dicanangkan pada 15 September kemarin. Gerakan pilah sampah dari rumah artinya kita memilah sampah dari sumber awalnya.

“Sebelum sampah diangkut ke TPA, kita harus memilahnya terlebih dahulu, sampah yang bisa didaur ulang tidak terangkut. Jadi sampah yang terangkut nantinya hanyalah tinggal residunya saja,” cetusnya.(dam)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed