by

Museum Raja Ali Haji Dapat Bantuan dari Direktorat PCBM

BATAM (HK) – Tahun ini Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman (PCBM) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan mengucurkan dana sekitar Rp500 juta untuk revitalisasi Museum Batam yang bernama Raja Ali Haji.

Anggaran itu akan digunakan untuk enam jenis kegiatan perbaikan, yakni perbaikan plafon gypsum lantai 1. Kemudian, perbaikan lantai parkit yang rusak.

Selanjutnya perbaikan pintu, dinding, serta pelapisan ulang HPL. Plafon di basement juga akan dicat ulang dan akan dilakukan pembongkaran plafon serta pemasangan plafon PVC.

Hal itu disampaikan oleh Direktur Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman (PCBM) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Fitra Arda saat menunjau musem Batam yang beralamat di dataran Engku Putri Batam Center itu, Jumat (15/11/2019) lalu.

Dikatakn Fitra, bahwa sebulan sebelumnya, tim Direktorat PCBM sudah terlebih dulu melakukan survei. Dari hasil survei itulah ditentukan perbaikan apa saja yang diperlukan untuk bangunan Eks Astaka MTQ Nasional 2014 tersebut.

Meski museum milik Pemerintah Kota (Pemko) Batam itu tergolong baru, namun akan berkembang ke depannya, karena posisi Batam yang strategis dan lokasi bangunan museum yang juga sangat mudah dijangkau.

“Kita menyampaikan apresiasi kepada Pemko Batam yang telah mewujudkan berdirinya museum di kota industri ini. Revitalisasi museum ini akan mulai pada, Senin (18/11/2019) besok,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan Direktorat PCBM Kemdikbud itu.

“Kita berharap revitalisasi ini dapat membuat Museum Raja Ali Haji ini semakin menarik untuk dikunjungi baik warga lokal maupun wisatawan nusantara hingga mancanegara,” ucapnya. (dam)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed