by

Disbudpar Batam Latih Emak-Emak Buat Gubahan Hantaran

BATAM (HK) – Sebanyak lima puluh orang emak-emak anggota Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) se Kota Batam dilatih oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam membuat gubahan hantaran.

Pelatihan itu dibuka langsung oleh ketua Tim Penggerak PKK Kota Batam, Marlin Agustina Rudi, Rabu (20/11/2019) di gedung Lembaga Adat Melayu (LAM) Batam Center.

Dalam sambutannya, Marlin mengatakan bahwa pelatihan ini perlu diadakan saat ini, karena dulu kalau ada acara pernikahan selalu ada kelompok emak-emak di rumah yang mengubah handuk menjadi bebek atau bunga.

Namun saat ini hal itu sudah jarang kita dapati. Sebab zaman sekarang kebanyakan orang sudah mencari mudahnya saja, hanya tinggal dimasukkan kotak dan diberi bunga-bunga jadilah sudah, akan tetapi nilainya tidak ada.

“Hal ini yang membuat saya tergugah untuk menggagas diadakannya pelatihan hantaran ini. Saya khawatir kalau tidak dilakukan pasti akan hilang,” ujar istri Walikota Batam itu.

Menurutnya, jika emak-emak bisa melakukan hal itu kemudian merangkainya menjadi satu bentuk, maka nilainya sangat luar biasa. Disitu dapat artinya, nilai dari sebuah benda yang kan kita persembahkan untuk besan atau pengantin.

“Kita meminta agar seluruh peserta mengikuti pelatihan ini dengan baik hingga selesai, karena ini ilmunya luar biasa, tidak semua orang bisa memberikan ilmunya tentang ini,” pungkasnya.

Kepala Disbudpar Kota Batam, Ardiwinata mengatakan tujuan digelarnya pelatihan itu selain dapat menjadi keahlian bagi peserta juga bisa dijadikan usaha untuk menambah pendapatan penghasilan keluarga.

“Dengan mengikuti pelatihan ini setidaknya mereka punya ilmu dan keahlian, maka dengan keahlian yang dimiliki, mereka bisa menghasilkan tambahan ekonomi,” ucap Ardi.

Sementara itu, kepala Bidang Kebudayaan Disbudpar, M Zein menyampaikan, peserta pelatihan merupakan perwakilan dari dua belas kecamatan se kota Batam.

Narasumber pelatihan itu sebanyak dua orang dari true beauty, yakni Mira Kharisna dan Evi Julianti. Peserta akan dilatih bagaimana membuat gubahan bunga dari bahan batik Batam dan burung dari bahan songket.

“Setelah mengikuti pelatihan ini selama dua hari, yakni mulai hari ini sampai besok, peserta diharapkan mampu membuat gubahan hantaran diwilayahnya masing-masing,” harapnya. (dam)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed