by

BPJAMSOSTEK Gala Dinner dengan 45 PLKK Kota Batam

BATAM (HK) – BPJS Ketenagakerjaan atau biasa disebut dengan BPJAMSOSTEK Batam Nagoya menggelar Gala Dinner sekaligus ramah tamah bersama mitra Pusat Layanan Kecelakaan Kerja (PLKK) BPJS Ketenagakerjaan, di Hotel M-One pada Rabu (20/11/2019).

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Batam Nagoya, Surya Rizal mengatakan bahwa kegiatan gala dinner dan ramah tamah tersebut sebagai wujud apresiasi mereka kepada PLKK BPJS Ketenagakerjaan Batam Nagoya yang telah memberikan pelayanan maksimal kepada para peserta BPJS Ketenagakerjaan yang mengalami kecelakaan kerja.

“Gala dinner dan ramah tamah ini tentulah tidak sebanding dengan pelayanan yang telah diberikan teman-teman semua kepada peserta BPJS Ketenagakerjaan. Namun inilah wujud apresiasi dan terima kasih kami,” ungkap Surya Riza dihadapan perwakilan 45 PLKK, yang terdiri dari 10 Rumah Sakit dan 35 Klinik Kota Batam.

“Kami berharap klinik dan Rumah Sakit PLKK tetap konsisten dalam memberikan pelayanan terbaik serta lebih proaktif terhadap para tenaga kerja karena pelayanan dan fasilitas yang diberikan oleh PLLK kepada peserta akan berdampak pada kepuasan peserta dan perusahaan terhadap manfaat dari Program BPJS Ketenagakerjaan,” ujarnya.

Surya juga menjelaskan, PLKK sendiri merupakan fasiliats yang disediakan oleh BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan manfaat dari Program Jaminan Kecelakaan Kerja kepada para peserta yang mengalami kecelakaan kerja.

“Apabila mengalami kecelakan, peserta cukup menunjukan kartu kepesertaan guna mendapatkan penanganan di PLKK, selanjutnya HRD dari perusahaan yang nantinya akan berkordinasi dan melaporkan kecelakaan tersebut kepada kami (BPJS Ketenagakerjaan),” terangnya.

“Untuk semua biaya, baik biaya penyediaan fasilitas mobilisasi, semua penanganan darurat medis (operasi sampai rawat inap), pengobatan dan terapi, alat bantu untuk pemulihan, sampai biaya pengganti kecacatan fisik nantinya akan ditanggung sepenuhnya oleh pihak BPJS Ketenagakerjaan,” terangnya.

Untuk pelayanan fasilitas yang akan diterima peserta, Surya juga menjelaskan bahwa akan mengacu pada Peraturan Menteri Ketenagakerjaan No 11 Tahun 2016 Tentang Pelayanan Kesehatan dan Besaran Tarif dalam Penyelenggara Program Jaminan Kecelakaan Kerja.

“Apabila peserta membutuhkan pelayanan kesehatan rawat inap, maka kelas yang digunakan adalah ruang perawatan kelas satu Rumah Sakit Daerah atau Rumah Sakit Swasta yang setara,” ungkapnya.

Untuk diketahui, dari Januari sampai dengan Oktober 2019 BPJS Ketenagakerjaan Batam Nagoya telah membayarkan klaim jaminan kecelakaan kerja sebanyak 5.895 kasus dengan nominal pembayaran mencapai Rp28,9 miliar.

Dari jumlah kasus diatas, 4.137 kasus merupakan pasien dari Rumah Sakit dan sisanya sebanyak 1758 merupakan pasien dari klinik PLKK di Kota Batam. (r/ays)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed