by

Oknum Guru Cabuli Siswa, KPPAD Batam Kawal Hingga Persidangan

Batam (HK) – Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Kota Batam mengutuk keras perbuatan oknum guru di salah satu sekolah di Sagulung kepada siswanya sendiri. Pasalnya, perbuatannya itu membunuh karakter anak hingga merusak citra pendidikan.

Ketua KPPAD Kota Batam Abdillah mengaku miris dengan perbuatan oknum guru tersebut.

“Seharusnya dia memberikan asupan pendidikan. Bukan malah mencelakai masa depannya,” tegasnya.

Masih katanya lagi, oknum guru itu sudah menciderai citra pendidikan. “Ini merupakan tindakan sangat tak terpuji,” tegas Abdillah.

Dia juga mengatakan, KPPAD Batam akan terus mengawal kasus tersebut hingga sampai ke persidangan.

“Kita minta oknum guru itu disanksi sesuai hukum yang ada. Kemudian, data dari oknum guru tersebut akan terus dimonitor,” tegasnya lagi.

Untuk anak yang menjadi korban pencabulan itu, lanjut dia, pihaknya akan memberikan bimbingan pemulihan mental.

Diberitakan sebelumnya, seorang oknum guru bernama Ronaldo Andreas Andersen, tenaga pengajar di sekolah swasta di Sagulung nekat mencabuli muridnya. Yang parahnya lagi, perilaku tak terpuji tersebut, pria berumur 30 tahun itu nekat membawa lari korban hingga ke Dumai, Riau. Sadisnya lagi, pelaku juga melakukan perbuat cabul terhadap 7 orang siswi lainnya. (ded)

News Feed