by

12 Kapal Dumai Express dan Line Siap Layani Pemudik Natal dan Tahun Baru

SEKUPANG (HK) — Sebanyaknya 12 unit armada kapal Dumai Express dan Line dipastikan siap digunakan untuk menyambut arus mudik natal tahun 2019 dan tahun baru tahun 2020.

Sebanyak 12 kapal cepat tersebut termasuk tambahan 1 kapal yang akan berlayar tiap hari melayani penumpang dari Kota Batam menuju Dumai maupun sebaliknya.

Asmadi, selaku INSA Batam bidang kapal penumpang mengatakan, pihaknya memprediksi lonjakan penumpang mulai terjadi pada H-7 hingga H+14 natal dan tahun baru. Rata-rata, para penumpang merupakan masyarakat yang merantau ke kota Batam.

Ia pun juga mengatakan, kalau arus mudik natal dan tahun ini memang biasanya berkaca dari tahun-tahun sebelumnya itu ada lonjakan sampai 15 persen saja. Dan sebanyak 12 kapal inilah yang melayani penumpang yang khusus tujuan Dumai.

Ia mengungkapkan, 12 unit armada kapal akan dilakukan pemeriksaan kelaikan dan keselamatan penumpang oleh Syahbandar.

“Untuk lonjakan penumpang paling banyak itu ke arah Dumai. Karena seperti kita ketahui, hampir 10 persen yang menaiki kapal Dumai, karna ada juga yang menggunakan kapal Pelni,” kata Asmadi yang juga penasehat Pelra Sekupang.

Tak ada penambahan jadwal keberangkatan saat arus mudik natal dan tahun baru. Dan jadwal tetap seperti hari biasanya dari Dermaga pelabuhan Domestik Sekupang.

Begitupun untuk harga, katanya Asmadi lagi, pihaknya akan melakukan penyesuaian kenaikan harga tarif tiket, akan tetapi tak menutup kemungkinan naik seharga Rp 430 ribu belum termasuk biaya boarding pass.

Katanya kembali, untuk lonjakan penumpang kemungkinan pada H-4 hingga H-1 dengan total penumpang bisa mencapai 10 ribuan. Sedangkan untuk arus balik bisa juga lebih dari arus pemudik tersebut.

Sementara itu, Kepala Pos Pelabuhan Domestik Sekupang, Parsaoran Samosir mengatakan, memang untuk saat ini lonjakan arus mudik belum terjadi. Namun dia menggambarkan akan terjadi lonjakan pada tanggal 20 November mendatang hingga awal tahun baru.

“Untuk saat ini belum terjadi lonjakan penumpang. Kemungkinan pada H-4 baru ramai penumpangnya,” katanya saat dikonfirmasi.

Saat ditanya persiapan arus mudik, Parsaoran pun mengatakan belum karna masih lama waktunya. Namun untuk pemeriksaan armada sudah dilakukan dari pihaknya.

Karna pada tanggal 5 November mendatang kementerian Perhubungan dari pusat akan datang untuk melakukan pemeriksaan selanjutnya.

“Kalau untuk persiapan mudik belum ada. Cuma pemeriksaan terhadap kapal- kapal pengangkut pemudik sudah dilakukan. Bahkan tanggal 5 November ini akan datang dari Kementerian Perhubungan untuk melakukan pemeriksaan selanjutnya,” katanya.

Ia pun menyatakan, untuk total kapal yang melayani penumpang di pelabuhan Domestik dan pelabuhan rakyat ada sebanyak 42 kapal termasuk speedboad, diantaranya 25 unit armada pelabuhan nasional (Pelnas) dan 17 unit dari pelabuhan rakyat (Pelra) Sekupang. Namun, untuk kapal yang berlayar tiap harinya ada sebanyak 24 kapal perharinya.

“Data kapal atau armada di pelabuhan ini ada sebanyak 42 kapal termasuk Speedboat, diantaranya 25 unit di Pelabuhan nasional (Pelnas) dan 17 di pelabuhan rakyat (Pelra) Sekupang,” imbuhnya.(ded)

News Feed