by

Badai Memburuk, Ini Kondisi Pertandingan di SEA Games

Topan Kammuri yang terjadi di Filipina dilaporkan disertai angin kencang dan hujan lebat pada Selasa (3/12). Ratusan orang dilaporkan mengungsi ke tempat aman, sementara sejumlah pertandingan SEA Games 2019 dikabarkan batal.

Ramon Suzara, ketua panitia penyelenggara mengonfirmasi jika cabang selancar dihentikan sebagai langkah pencegahan. Sementara jadwal penyelenggaraan thriathlon dimajukan dari jadwal semula.

Kendati demikian, Suzara menegaskan kondisi cuaca buruk tidak ada penambahan durasi penyelenggaraan SEA Games.

“Untuk kemungkinan, semua tempat penyelenggaraan, manajer kompetisi, delegasi teknis siap dan tidak ada penambahan hari [penyelenggaraan],” ujarnya.

Dilansir AFP, Kammuri diperkirakan melintasi selatan Manila dengan kekuatan angin hingga 155 kilometer per jam dan hembusan maksimum 235 kilometer per jam ke arah barat laut.

Hingga saat ini dilaporkan sekitar 340 ribu warga di Bicol yang terletak di sebelah barat Manila. Kendati demikian, sejumlah warga memilih bertahan di rumah saat terjadi badai Kammuri.

Selain minim persiapan, topan Kammuri juga menjadi tantangan pemerintah Filipina yang menjadi tuan rumah perhelatan SEA Games tahun ini.

Banyak pihak seperti atlet, tim official, hingga wartawan asing yang meliput mengeluhkan fasilitas minim yang disediakan oleh panitia penyelenggara.

Pemerintah Filipina sendiri menggelar pertandingan sekitar 56 cabang olahraga di puluhan tempat yang tersebar di Clark, Manila, dan Subic. Sebanyak 8.750 atlet dan 12.000 sukarelawan berpartisipasi dalam SEA Games kali ini yang diselenggarakan sejak 30 November hingga 11 Desember mendatang. *

(sumber: cnnindonesia.com)

News Feed