by

Pemilik 10 Butir Ekstasi Menangis Divonis 4,5 Tahun

TANJUNGPINANG (HK)- Yulianda alias Monic, wanita pemilik 10 butir narkoba jenis Ekstasi ini menangis usai divonis majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang selama 4 tahun 6 bulan penjara dan denda Rp800 juta subsider 2 bulan kurungan dalam sidang, Rabu (4/12)

Majelis hakim dipimpin Romauli Hotnaria SH MH, didampingi dua hakim anggota, Eduart MP Sihaloho SH MH, serta Corpioner SH menyatakan terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan, melakukan tindak pidana memiliki, menyimpan dan mengedarkan Narkotika jenis Ekstasi sebagai mana dakwaan subsider Jaksa Penuntut Umum (JPU) melanggar pasal 112 ayat (1) UU nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

“Berdasarkan fakta persidangan dan keterangan sejumlah saksi serta terdakwa. tidak ada hal yang bisa menghapuskan atas perbuatan tindak pidana narkoba yang dilakukan terdakwa sebagaimana dakwaan JPU dimaksud dan menghukumnya sebagaimana amar putusan yang dibacakan ini,”ujar majelis hakim.

Mendengar vonis majelis hakim, wanita cantik mengenakan kerudung ini langsung berurai air mata sembari menyatakan menerima atas putusan tersebut setelah melakukan konsultasi dengan penasehat hukum yang mendampinginya dalam persidangan, Anur Syaifudin SH, dari Yayaysan LBH dan Kemanusiaan Duta Keadilan Indonesia (YBLHK/DKI).

Vonis terdakwa tersebut lebih ringan dari tuntutan JPU Zaldi Akri SH dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang sebelumnya selama 6 tahun 6 bulan, ditambah denda Rp800 ribu subsider 3 bulan penjara.

Dalam sidang terungkap, terdakwa ditangkap Satres Narkoba Polres Tanjungpinang di depan Kantor Bank BCA jalan Sunarto Tanjungpinang, Rabu,(31/7) sekira pukul 22.00 WIB.

Ketika ditangkap, Polisi menemukan 10 Pil Ekstasi yang dibungkus dengan plastik roti Biscuit Roma Malkist Coklat bening, terdiri 5 butir warnah merah merk Mastercard dan 5 butir warna hijau merk Spongebob. Menurut terdakwa, barang itu diperoleh dari Koko (DPO) yang dibeli dengan harga Rp100 ribu per butirnya. (nel)

News Feed