by

Semua Komponen Harus Berperan Memajukan Pendidikan

BATAM (HK) – Terkait hasil survai PISA menilai kemampuan pelajar Indonesia rendah atau mengalami penurunan, Menurut Kepala Sekolah SMPN 12 Batam, Nurmi, bukan semata-mata kesalahan para pendidik atau guru yang memengang peranan penting. Namun sesunguhnya semua elemen memiliki peran penting juga dalam memajukan pendidikan ini, baik itu pemerintah, masyarakat, orangtua harus bekerjasama dengan para pelaku pendidikan ini.

“Saya tidak setuju kalau kemampuan pelajar Indonesia itu rendah, saya contohkan di Batam dari tahun ke ketahun nilai akademis dan prestasi siswa selalu menominasi terbaik tingkat Provinsi kepri begitu pula tingkat nasional mampu bersaing. Tapi saya mengajak ayo kita bersama-sama tingkatkan pendidkan jangan terpaku dari mensurvai itu saja, namun harus dicarikan solusinya,” ajak Nurmi.

Nurmi juga menyarankan agar orang tua jangan seperti cinta buta terhadap anak hanya sekedar mengantar anak ke sekolah saja, dan hanya mengharap dari sekolah menjadikan anak lebih berprestasi. Hal ini mustahil bisa terwujud bila tidak ada kerjasama, karena sekolah dan guru itu bukan mesin pencuci otok tentunya membutuhkan kerjasama dengan orang tua dalam hal mendidik.

“Kalau mau menghasilkan anak didik lebih berprestasi, disiplin dan memiliki akhlak yang baik, tolong guru atau sekolah berikan wewenang lebih dalam mendidk anak jangan sampai ini tidak boleh itu tidak boleh, melanggar HAM atau UU perlindungan anak, dan lainnya. Kalau nanti anak itu nakal dan malas belajar serta kurang disiplin, siapa disini yang dikabing hitamkan kalau buka para pendidik ini,” jelasnya.

Ditegaskan Nurmi, bukannya dirinya tidak menerima dari hasil survai PISA itu, tapi nurmi mengajak orang tua untuk sama sama turut serta mendidka anak dan beri kepercayaan penuh para pendidik mendidik putra dan putri lebih maju menuju Indonesia kedepan lebih baik dan anak Indonesia mampu bersaing dengan egara lain. “Intinya sekolah dan guru itu mendidikan cuma hanya memoleskan sebagian waktunya di sekolah, selebihnya waktu anak terbanyak ditangan orang tua. Begitu pula kecerdasan anak juga tergantung dari motivasi kita bersama,” ucapnya panjang lebar.

Sementara Kepala Sekolah SMPN 9 Batam, Eny Murtiastuti, mengomentari bahwa keberhasilan belajar peserta didik itu dipengaruhi oleh banyak faktor, mulai dari peran serta orang tua/ keluarga , ekonomi , lingkungan , masyarakat yang peduli pendidikan, dan niat serta minat pelajar itu sendiri. Sejauh ini guru dan kepala sekolah sudah berusaha berinovasi demi keberhasilan para pelajar atau memajukan pendidikan. Karena merupakan tugas dan tanggungjawab sebagai pendidik untuk mencerdaskan anak bangsa .

Sama halnya komentara dari Kepala Sekolah SMPN 38 Batam, Alfida Hasan, bahwa sesungguhnya kesuksesan seorang anak bukan hanya ditentukan oleh kompetensi guru dan inovasi kepala sekolah semata. Namun ia menilai, kemauan dan semangat anak menjadi poin yang tak boleh dilupakan. Begitu pula dengan motivasi dari orangtua dan lingkungan sekitarnya, juga menjadi hal yang sangat penting.

“Saat ini perkembangan teknologi informasi yang pesat sangat berpengaruh besar terhadap semangat belajar anak. Dari perkembangan teknologi itulah yang dapat merusak ahklak anak bila tidak kita filter dengan baik bisa berdampak negatif,” katanya.

News Feed