by

SMPN 38 Batam Butuh Bantuan Komputer

BATAM (HK) – SMPN 38 Batam sejauh ini masih membutuhkan banyak unit komputer untuk digunakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Sat ini sekolah hanya memiliki 8 unit PC/komputer serta 15 laptop. Sementara yang dibutuhkan mencapai 125 unit komputer yang akan digunakan 238 siswa kelas IX peserta UNBK dengan mengunakan pola dua sesi.

Menurut Kepala Sekolah SMPN 38 Batam, Alfida Hasan, SMPN 38 Batam sejauh ini baik kebutuhan listrik, ruangan dan server sudah siap. Hanya tingal perangkat komputer yang masih minim. Namun demikian dirinya telah mencoba berkomunikasi dengan orang tua agar yang memiliki laptop untuk dipinjamkan kepada anaknya selama simulasi dan ujian UNBK.

“Kita berharap semoga saja cukup laptop pinjaman dari anak didik. Kita bantu arahkan anak ke tempat penjualan laptop second biar agak miring harganya, karena sekolah hanya punya 15 laptop dan 8 PC, sementara kita butuh 125 pcs. Dan kemaren waktu simulasi pertama laptop anak sudah 75 unit, cuma banyak yang tak bisa dipakai karena spesifikasi nya nggak sesuai,” ujar Alfida kepada Haluan Kepri, Jumat (13/12).

Ia juga berharap pihak swasta atau instansi lainnya yang bersedia menyumbangkan komputer yang sudah tidak digunakan di kantornya namun layak pakai untuk disumbangkan kepada pihak sekolah. Dengan harapan Alfida,penyelenggara UNBK di SMPN 38 Batam ini bisa bejalan lancar.

“Kita menghimbau bila ada perusahaan
atau kantor memiliki banyak komputer yang tidak terpakai tapi layak untuk digunakan, mohon disumbangkan saja ke sekolah kami untuk ujian anak didik kita,” ucapnya.

Menurutnya, persiapan UNBK di sekolahnya telah dimulai pada awal tahun jaran baru, dan bulan November lalu telah mulai dilakukan simulasi UNBK. Karena keterbatasan sarana laptop, maka kegiatan simulasi tidak diikuti seluruh siswa.

“Tidak semua anak didik kita ikutkan dalam simulasi UNBK ini, hanya sebagian saja. Karena simulasi UNBK ini akan kita gelar nanti sebanyak 6 kali saling bergiliran agar semua anak paham betul cara mengakses soal lewat komputer melalui soal UNBK ini. Namun demikian kita yakin kalau anak didik kita itu sudah pada mengerti semua mengakses soal-soal UNBK. Karena kitakerap menyarankan agar anak didik ini juga banyak belajar lewat panduan UNBK di internet,” jelas Alfida.

Sementara terkait pelaksanaan UNBK dan simulasi UNBK di SMPN 38 Batam, lanjut Alfida, pihaknya telah mensosialisasikan kepada orang tua lewat pertemuan pada awal tahun ajaran baru melalui kelas parenting/paguyuban kelas. Dinilainya bahwa dengan dibentuknya kelas parenting ini cukup membantu sekolah dalam mengkomunikasikan program-program atau kegiatan dilakukan sekolah.

“Intinya untuk persiapan teknis telah jita lakukan seperti pemasangan instalasi listrik, dan tengah melakukan sinkronisasi server pusat, pengecekan masing-masing laptop yang akan digunakan UMBK dan simulasi, dan yang terpenting adalah pemeriksaan jaringan internet telah kita pastikan cukup baik,” jelasnya lagi.(men)

News Feed