by

Soal Penimbun BBM, Kahmi Batam Minta Ini

Batam (HK) – Pengurus Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kota Batam menyayangkan tindakan oknum yang melakukan penimbunan BBM jenis solar secara ilegal di Batam. Untuk kasus ini diharapkan ada tindakan tegas pada pelaku.

“Bahkan SPBU yang bermain dengan pihak pemilik usaha penimbunan BBM tersebut juga diberikan sanksi,” ucap Koordinator Presidium KAHMI Kota Batam, Akhirman, Sabtu (14/12/2019).

Dia mengatakan, sanksi tegas sebagaimana ketentuan hukum Pasal 53 Undang-undang Minyak dan Gas Bumi No. 22 Tahun 2001.

“Setiap orang yang melakukan kegiatan penyimpanan BBM tanpa izin penyimpanan dapat dikenakan hukuman dengan hukuman penjara paling lama 3 (tiga) tahun penjara dan dikenakan denda paling tinggi Rp 30 (tiga) puluh miliar,” tutur dosen Fakultas Ekonomi UMRAH itu.

Sebab, lanjutnya, aksi itu berdampak terhadap kegiatan usaha masyarakat bidang transportasi serta kegiatan angkutan barang di Batam turut berpengaruh serta terjadinya kenaikan harga barang-barang. (dam)

News Feed