by

Jaringan PDAM Bakal Masuk ke Perumahan TMK

KARIMUN (HK)-Kabar gembira bagi warga perumahan Taman Mutiara Karimun (TMK) yang berada di Kelurahan Bukit Tembak, Kecamatan Meral. Pada Februari 2020 ini, warga di sana sudah bisa menikmati suplai air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Karimun. PDAM sudah memasang jaringan pipa ke komplek tersebut sejak beberapa bulan lalu.

“Insya Allah pada bulan Februari ini, warga TMK sudah bisa menerima air PDAM. Jaringan pipa sudah kami pasang disana. Hanya tinggal penyaluran ke rumah warga saja. Dalam waktu dekat, kami akan sosialisasikan dengan RT dan warga disana soal pendistribusian air PDAM,” ungkap Direktur PDAM Tirta Karimun, Indra Santo di kantornya, Senin (13/1/2020).

Perumahan TMK salah satu perumahan terbesar di Karimun. Di perumahan itu, setidaknya terdapat 500 unit rumah. Jika seluruh warga di TMK menjadi pelanggan PDAM Tirta Karimun, maka pelanggan perusahaan plat merah milik Pemkab Karimun akan bertambah dari sekitar 8.000 lebih menjadi 8.500 pelanggan.

Indra Santo optimis seluruh warga komplek TMK bakal menjadi pelanggan PDAM Tirta Karimun. Sebab, tarif air yang ditawarkan kepada warga disana sama dengan tarif air untuk kategori rumah tangga biasa, dengan tarif sebesar Rp2.200 per kubik. Selain itu, kualitas air yang disuplai ke pelanggan sangat bersih.

“Ada banyak keuntungan yang kami tawarkan kepada warga TMK yang akan menjadi calon pelanggan PDAM. Pertama, tarif air yang kami jual hanya sebesar 2.200 rupiah per kubik, karena tujuan utama kami adalah untuk membantu mencukupi kebutuhan air bersih bagi masyarakat, kemudian air yang kami suplai sangatlah bersih,” ujar dia.

Kata Indra, air yang akan disuplai ke perumahan TMK berasal dari Danau Sentani, yang merupakan danau bekas galian timah di kawasan Jalan Poros. PDAM Tirta Karimun mulai memanfaatkan air Danau Sentani untuk menyuplai kebutuhan air bersih bagi pelanggan PDAM, seiring bertambahnya jumlah pelanggan.

Sementara, Ketua RT 01 RW 04, perumahan TMK, Muslim Piliang menyambut baik rencana PDAM Tirta Karimun yang akan menyuplai air bersih bagi warganya yang ada di TMK. Sebab, selama ini warga di perumahan TMK memang memang menantikan masuknya jaringan pipa PDAM ke perumahan mereka. Diakui, sebelumnya warga sudah menjadi pelanggan air bersih milik pengembang, namun harga yang dijual lebih mahal.

“Pihak pengembang memang telah menyediakan air bersih bagi warga di TMK, namun tarif air yang mereka jual lebih mahal dengan harga 10 ribu rupiah per kubiknya. Ada juga warga yang membuat sumur sendiri, namun terkadang sumur yang digali warga terlalu dalam, bahkan airnya tidak terlalu bersih,” kata Muslim.

Muslim berharap, PDAM Tirta Karimun secepatnya melakukan penyambungan pipa ke perumahan TMK. Sehingga, persoalan kebutuhan air bersih bagi masyarakat perumahan TMK bisa segera teratasi. (ham)

News Feed