by

DLH Kepri Didesak untuk Sediakan Wadah Penampungan Limbah

Bintan (HK) – Pencemaran limbah minyak hitam (sludge oil) tampak kian parah. Hampir disebagian besar pesisir pantai Pulau Bintan tercemar limbah tersebut.

Informasi terangkum, limbah minyak yang padat berwarna hitam gelap itu mengotori sebagian besar bibir pantai sepanjang Pantai Trikora.

Kepolisian sudah turun kelapangan, dan merencanakan untuk mendesak kepada dinas terkait dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kepri untuk menyiapkan drum-drum penampungan limbah.

“Kita akan melakukan koordinasi dengan DLH untuk menyediakan drum sebagai tempat penampungan limbah minyak hitam,” ujar Kasat Reskrim Polres Bintan AKP Agus Hasanuddin, Selasa (14/1) siang.

Pihaknya kata Agus, menghimbau kepada pengelola resort yang terdampak limbah untuk melakukan upaya pencegahan dengan memasang ban laut.

“Kita juga menghimbau pencegahan kepada masyarakat setempat untuk mambantu membersihkan limbah minyak hitam di bibir pantai,” imbuhnya.

Limbah-limbah yang biasa datang setiap tahun terutama memasuki musim angin utara itu memang tak pernah bisa dicegah. Meskipun, Bintan sendiri daerah yang menjadi langganan kiriman limbah tahunan tersebut.

Selama ini, kemunculan limbah itu diduga kuat berasal dari aktifitas pencucian tangki kapal besar diperairan Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE) dan kawasan Operational Port Limited (OPL) yang berada di perairan Internasional. (oxy)

News Feed