by

Osco Representasi Muda dan Potensi di Pilwako Batam, Ini Gagasannya

BATAM (HK) – Terus menunjukkan keseriusannya maju di Pemilihan Walikota (Pilwako) Batam, pemilik nama Osco Olfriady Letunggamu atau yang biasa disapa Osco, disebut-sebut representasi masyarakat muda Batam atau milenial, namun bukan kaleng-kaleng karena dinilai punya potensi.

Sehingga namanya kerap menjadi pembahasan publik, terlebih dengan banyaknya spanduk dan baliho yang terpampang di seluruh penjuru Batam.

“Tokoh muda yang punya potensi, mudah-mudahan terus bergerak dan mewarnai politik Batam,” ungkap pemuda yang enggan namanya dipublikasikan.

Potensi yang dimaksudkan, karena yang bersangkutan masih dipercaya sebagai Ketua Kadin Komite Eropa Rusia dan Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Ekonomi dan Industri Kreatif ini, dan juga sebagai Ketua Perhimpunan Alumni Jerman.

Sementara itu, Osco sendiri dalam berbagai kesempatan dengan jurnalis dan masyarakat terus memperkenalkan konsep dan buah pikirnya, seperti Batam adalah salah satu barometer perekonomian dan pertumbuhan investasi Nasional.

“Kenapa saya mencalonkan diri di Batam, karena menurut saya mungkin profile saya cocok untuk bisa menjadikan nilai tambah terhadap pemimpin yang ada di Kota Batam ini,” jelas Osco ke media.

Diantaranya, ia mempunyai network di Eropa, Rusia, Australia dan juga Amerika 
sehingga kita bisa mendatangkan investasi-investasi asing di sini.

“Tujuannya adalah menaikkan indikator yang selama ini lemah atau mengimprovisasi indikator ekonomi yang kurang naik, sehingga perekonomian kita disini bisa menjadi lebih baik dari sekarang,” ujar Osco.

Menurutnya juga, kehadirannya semoga bisa menjadi sebuah nilai tambah untuk kota Batam khususnya masyarakat pada umumnya, yang memberikan satu perubahan dalam bidang ekonomi dan investasi.

“Saya ingin memajukan industri pariwisata khususnya sport tourism karena pariwisata merupakan salah satu kunci dari marketing yang membawa semua bentuk dari bisnis,” janjinya.

Menurutnya, pariwisata akan mendorong seseorang datang ke Batam, bukan hanya karena makanannya. Tapi menurutnya bisa mengundang orang untuk berinvestasi di Batam yang punya posisi strategis.

Konsep lainnya, memajukan sektor milenial yaitu dari segi vokasi karena anak muda kita itu selalu berfikiran bahwa anak muda Indonesia khususnya di Batam hanya bisa menjadi pekerja, padahal kaum milenial itu sangat mendorong pertumbuhan perekonomian dan industri yang kreatif.

“Yang saya mau adalah kita tidak boleh bahwa kita cuma punya tenaga kerja murah tapi kita harus bilang bahwa kita mempunyai tenaga kerja yang terampil,” terangnya.

Terakhir, konsep dan gagasan tersebut menjadi kata kunci utama kenapa ia mau maju di Pilwako Batam September ini. (r/dbs)

News Feed