by

Pemerintah Pusat Bakal Satukan Badan Pengusahaan

TANJUNGPINANG (HK)- Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak SH mengatakan bahwa pemerintah pusat melalui Kemenko Perekonomian bakal menyatukan empat kawasan yang berada di Badan Pengusahaan (BP).

Hal ini disampaikan Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak di Tanjungpinang, Selasa (14/1) kemarin.

Menurut Jumaga, penggabungan Badan Pengusahaan BP ini dilakukan guna memudahkan investasi yang ada di Provinsi Kepri.

“Serta diharapkan dapat mengurangi biaya investasi, karena banyaknya birokrasi yang harus dilalui,” ungkap Jumaga.

Tak hanya itu, Jumaga mengatakan Badan Pengusahaan atau kawasan ini diintegrasikan untuk mudahkan proses Investasi.

“Seperti yang di minta Presiden, penyatuan itu dilaksanakan dalam waktu sekitar 3 bulan ini,” ungkap Jumaga.

Yangmana, Presiden menginginkan pengintegrasian BP ini dapat memudahkan investasi yang masuk di Kepri. Sehingga dengan begitu biaya investasinya tidak mahal atau efisien.

“Sehingga perlu kita dukung,apalagi nantinya Pemprov Kepri dan DPRD Kepri akan dilibatkan dalam pengelola kawasan perdagangan bebas pelabuhan bebas di Provinsi Kepri,” ungkap Jumaga.

Jumaga menambahkan, nantinya Badan Pengusahaan (BP) Bintan selaku pengelola kawasan Free Trade Zone di Bintan, akan segera dihapus. Setelah, Keppres tentang BP Bintan tak lagi diperpanjang presiden.

Begitu juga halnya dengan BP Karimun dan Tanjungpinang. Sementara untuk BP Batam kepemimpinannya diintegrasikan dengan Wako Batam.

“Secara detail belum baca SK-nya tapi arahnya seperti ini,akan disatukan,” ujar Jumaga kembali.(Efr)

News Feed