by

Gunakan Mobil Rental, Tsk Berkeliling di Dalam Perumahan Mencari Mangsa

BATAM (HK) – Unit Reskrim Polsek Sukupang, berhasil menangkap BHS (24), seorang Warga Batuaji, yang nekat melakukan aksi pencurian disiang hari, dikawasan perumahan di Daerah Tiban, Kecamatan Sekupang, Kamis (02/01).

Penangkapan tersebut, setelah korban datang melaporkan ke polisi atas tindakan pencurian, dengan mengalami kerugian, hingga belasan juta rupiah. Tetapi akhirnya berhasil dihentikan setelah polisi melakukan penyelidikan maupun pengembangan, informasi dari masyarakat.

Kapolsek Sekupang, AKP Ulil Rahim S. Kom menerangkan, dengan modus menggunakan sebuah mobil rental, tersangka datang untuk mengelilingi Kawasan Perumahan di Daerah Tiban, untuk mencari mangsa.

“Lalu, mereka pura pura ingin bertanya kepada pemilik rumah, terutama kerumah rumah yang terlihat sepi dan lengang,” kata AKP Ulil Rahim, Kamis (16/01) siang, ketika ekspos di Polsek Sekupang.

Menyadari pemilik rumah tak ada, ungkapnya, pelaku lansung masuk serta beraksi, dengan mencongkel pintu rumah menggunakan alat.

“Pelaku ini spesialis pencuri barang siang hari, khususnya dikawasan perumahan-perumahan. Bahkan dia tak pandang bulu, mau ada orang di rumah atau tidak. Yang penting, begitu ada kesempatan pelaku langsung beraksi,” ungkap Kapolsek Sekupang, didampingi Wakapolsek, AKP Indra Putranto SH dan Kanit Reskrim, Iptu Dabariba SH.

Dikatakan Ulil, berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap pelaku, BHS mengaku sudah beraksi sebanyak dua kali, bersama dengan rekannya, yang saat ini masih buronan kepolisian.

“Mereka telah 2 beraksi didaerah Sekupang ini. TKP pertama tanggal 2 Januari di perumahan Tiban BTN. Kedua pelaku berhasil menggasak TV Samsung Type No.UA40K 6300, pada saat itu sipemilik rumah tengah tidur dalam rumah,” sebut Kapolsek Sekupang ini.

Sementara itu, imbuhnya, untuk TKP kedua di Komplek Perumahan Tiban Mutiara, tanggal 5 Januari 2020, tersangka berhasil mengambil 4 buah ban dan pelek mobil.

“Si pelaku melakukan pencurian menggunakan pakai mobil Avanza warna hitam yang dirental, dengan membayarnya Rp 250 ribu per harinya. Selain untuk pengintai mangsa, mobil ini juga mereka gunakan untuk pembawa barang hasil curian, sebelum di jual ke penadah,” papar Ulil.

Guna mempertanggungawabkan perbuatanya, pungkasnya, pelaku dikenakan Pasal 363 Ayat 1, tentang pencurian dan pemberatan (Curat).

“Yaitu, dengan ancaman hukuman penjaranya paling lama 7 tahun kurungan penjara,” tandas Kapolsek Sekupang. (vnr).

News Feed