by

Horee.., Gaji dan Tukin ASN Karimun Sudah Keluar

KARIMUN (HK)-Gaji Januari dan tunjangan kinerja (tukin) Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Karimun akhirnya sudah keluar. Informasi keluarnya gaji dan tukin pegawai di Karimun itu disampaikan langsung Bupati Karimun, Aunur Rafiq di rumah dinasnya, Jumat (17/1/2020).

“Alhamdulillah, hari ini gaji pegawai bulan Januari 2020 sudah keluar. Begitu juga tukin pegawai bulan November 2019 juga sudah cair. Semua tergantung bendahara di masing-masing dinas. Kalau bendahara sudah mentransfer, maka pegawai bisa mengambil langsung gajinya pada hari ini juga,” ungkap Aunur Rafiq.

Aunur Rafiq mengatakan, terlambatnya pembayaran gaji pegawai Januari 2020 dan tukin November, Desember 2019 dan dan Januari 2020 karena adanya penundaan transfer dana pemerintah daerah dari pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Keuangan pada akhir 2019 dan perubahan Sistem Informasi Manajemen Daerah (SIMDA) terintegrasi.

“Memang kami akui, pada 2020 awal ini terjadi keterlambatan tukin, tunjangan tambahan penghasilan dan gaji bagi pegawai negeri dan tenaga kontrak. Keterlambatan itu karena adanya perubahan SIMDA terintegrasi. Kemudian, saat ini buku APBD 2020 dalam proses untuk dicetak dan telah dilakukan sinkronisasi,” ujarnya.

Dijelaskan, karena adanya sistem yang baru tersebut, maka Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) dan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Karimun harus melakukan pemindahan dari SIMDA keuangan kepada SIMDA terintegrasi. Sehingga, data tersebut bisa langsung di cek oleh BPK, BPKP dan juka KPK karena semua sudah transparan.

“Alhamdulillah, sistem tersebut sudah selesai dikerjakan oleh vendor dari Balitbang ke BPKAD. Program ini melalui loading yang sudah dilakukan hampir selama dua hari. Semua sudah selesai dilaksanakan dan tadi pagi sudah selesai dilaksanakan proses pengajuan SPP (Surat Perintah Pembayaran) khusus untuk gaji Januari 2020 dan tukin November 2019,” jelas Rafiq.

Aunur Rafiq menegaskan, isu yang mengatakan kalau gaji dan tukin pegawai tidak dibayarkan itu tidaklah benar. Sebenarnya, sistem lah yang membuat keterlambatan pembayaran gaji dan tukin. Dia menyebut, hak-hak pegawai dan tenaga honor tidak akan pernah hilang. Semua akan diselesaikan.

“Saya mohon kepada seluruh ASN dan tenaga honor dan kontrak di Kabupaten Karimun untuk tidak terpancing dengan isu dan berita yang tentunya sangat tidak baik. Saya kira seluruh ASN dan TPP di Kabupaten Karimun adalah orang-orang yang cerdas dan berpendidikan dan selama ini bekerja dengan baik dan bekerja untuk kemajuan Karimun marilah berfikir dengan hati yang jernih,” pintanya.

Sebelumnya, ASN dan tenaga honor di Pemkab Karimun Karimun dibuat galau karena hingga pertengahan Januari 2020 gaji mereka belum diterima. Padahal, biasanya, gaji pegawai dibayarkan setiap awal bulan atau pada tanggal 1 setiap bulannya. Namun, sudah tanggal 15 ini belum ada tanda-tanda gaji itu mereka terima.

“Sampai sekarang kami belum terima gajian. Kemaren ada yang bilang gaji paling lambat dibayar tanggal 15, tapi sekarang sudah tanggal 15 kok belum dibayar juga. Semua pegawai di kantor sudah pada resah mempertanyakan gaji mereka yang belum keluar,” ungkap salah seorang pejabat eselon III di salah satu OPD Pemkab Karimun yang tak mau namanya ditulis, Rabu (15/1/2020). (ham)

News Feed