by

11 OPD Pemkab Karimun Belum Ajukan SPP Gaji

Karimun (HK) – Sebanyak 11 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemkab Karimun belum mengajukan Surat Permintaan Pembayaran (SPP) gaji Januari 2020 bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Informasinya, hari ini 11 OPD itu baru akan mengajukan SPP. Padahal, OPD lainnya sudah mengajukan SPP sejak pekan lalu.

“Laporan yang saya terima, masih ada 11 OPD yang belum mengajukan SPP. Kemungkinan hari ini mereka ajukan. Kalau OPD yang lain sudah mengajukan sejak minggu kemaren. Kalau sudah diajukan maka hari ini gaji pegawainya sudah bisa dicairkan,” ungkap Sekretaris Daerah (Sekda) Karimun, HM Firmansyah di ruang kerjanya, Senin (20/1/2020).

Kata Firmansyah, kalaupun ada pegawai yang mengaku belum menerima gaji, bisa jadi kendalanya pada saat proses pembayaran di bank. Sebab, alurnya ketika masuk SP2D (Surat Perintah Pencairan Dana), selanjutnya masuk ke rekening bendahara kemudian baru menyebar kepada masing-masing pegawai.

“Rata-rata OPD mengajukan SPP nya pada Sabtu kemaren. Sementara, pada hari Sabtu dan Minggu bank kan libur. Makanya pada hari ini semua proses baru bisa berjalan, termasuk juga di bank. Jika dana itu sudah masuk ke rekening bendahara dan menyebar ke pegawai, maka gaji sudah bisa diambil,” terangnya.

Dijelaskan, agar proses pencairan gaji pegawai bisa cepat dilaksanakan, maka Bupati Karimun, Aunur Rafiq memerintahkan kepada bendahara di masing-masing OPD Pemkab Karimun supaya secepatnya menyelesaikan proses pembayaran gaji. Bahkan, bupati sampai menyuruh bendahara sampai lembur.

Bukan hanya gaji, tunjangan kinerja (Tukin) maupun Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) juga sudah bisa dicairkan. Untuk minggu pertama setelah proses pemindahan ke SIMDA Terintegrasi ini, yang dibayarkan adalah Tukin November 2019, kemudian minggu kedua Tukin Desember. Selanjutnya, pada Februari dibayarkan Tukin Januari 2020.

Bupati Karimun, Aunur Rafiq saat dijumpai di rumah dinasnya, akhir pekan kemarin mengatakan, gaji Januari dan tunjangan kinerja (tukin) Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Karimun akhirnya sudah keluar.

“Alhamdulillah, gaji pegawai bulan Januari 2020 sudah keluar. Begitu juga tukin pegawai bulan November 2019 juga sudah cair. Semua tergantung bendahara di masing-masing dinas. Kalau bendahara sudah mentransfer, maka pegawai bisa mengambil langsung gajinya pada hari ini juga,” ungkap Aunur Rafiq.

Aunur Rafiq mengatakan, terlambatnya pembayaran gaji pegawai Januari 2020 dan tukin November, Desember 2019 dan dan Januari 2020 karena adanya penundaan transfer dana pemerintah daerah dari pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Keuangan pada akhir 2019 dan perubahan Sistem Informasi Manajemen Daerah (SIMDA) terintegrasi.

“Memang kami akui, pada 2020 awal ini terjadi keterlambatan tukin, tunjangan tambahan penghasilan dan gaji bagi pegawai negeri dan tenaga kontrak. Keterlambatan itu karena adanya perubahan SIMDA terintegrasi. Kemudian, saat ini buku APBD 2020 dalam proses untuk dicetak dan telah dilakukan sinkronisasi,” ujarnya.

Dijelaskan, karena adanya sistem yang baru tersebut, maka Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) dan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Karimun harus melakukan pemindahan dari SIMDA keuangan kepada SIMDA terintegrasi. Sehingga, data tersebut bisa langsung di cek oleh BPK, BPKP dan juka KPK karena semua sudah transparan. (ham)

News Feed