by

Satgas Saber Pungli Polda Kepri Gelar Raker 2020

BATAM (HK) – Untuk peningkatan kapasitas maupun tanggungjawab, memberantas pungutan liar (Pungli) di Provinsi Kepulauan Riau, Tim Unit Pemberantasan Pungli (UPP) Kepri melaksanakan rapat kerja (Raker) bersama seluruh UPP Kabupaten/Kota di awal tahun 2020.

Melalui Video Conference bersama UPP Kabupaten Kota yang ada di Wilayah Provinsi Kepri, rapat kerja berlangsung melalui udara dan satelit. Sehingganya lebih efisien dan efektif.

Ketua UPP Kepri Kombes Pol Purwolelono, SIK MM mengatakan, Raker UPP Kepri tahun 2020 juga berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya Karena raker dilakukan melalui teknologi video conference, di Mapolda Kepri.

“Hal ini kami lakukan untuk mengefisiensikan tempat dan waktu, serta dapat bertatap muka dan berkomunikasi dengan semua perangkat UPP Kota/Kabupaten,” kata Kombes Pol Purwolelono, Rabu (22/01) pagi di Polda Kepri.

Diterangkan Purwo, yang juga sebagai Irwasda Polda Kepri, adapun tujuan dari raker ini adalah untuk dapat menyamakan presepsi didalam melaksanakan tugas pemberantasan Pungli baik di UPP Provinsi, maupun Kota/Kabupaten.

“Raker juga dilakukan untuk bisa mengetahui sejauh mana target masing-masing Kelompok Kerja UPP selama tahun 2020, serta mampu menentukan langkah guna meningkatkan unit kerja UPP baik di UPP Provinsi maupun UUP di Kota/Kabupaten, di tahun 2020,” jelas Ketua UPP Kepri, yang didampingi Wakil Ketua UPP 1, Mirza Bachtiar (Inspektur Kepri), serta Wakil Ketua 2 UPP, Jasmin Manulang (Aswas Kejaksaan Tinggi Kepri).

Sebagaimana diketahui, sebut Kombes Purwo, Satgas Saber Pungli dibentuk oleh Presiden RI, Ir Joko Widodo, sebagaimana wujud dariupaya Pemerintah untuk menghadirikan negara, guna mewujudkan layanan publik yang berkualiatas, cepat, mudah terjangkau dan terukur.

“Peran kita menghapus semua Pungli dalam proses pelayanan publik yang dilakukan oleh pejabat atau aparatur negara ditingkat pusat, Pemerintah Daerah Provinsi maupun ditingkat Kota/Kabupaten bahkan sampai tingkat paling kecil RT/RW,” papar Irwasda.

Maka, ujarnya, dalam kehidupan eraglobalisasi dalam kemajuan teknologi dan informasi yang membawa resiko kompleksitas, dapat terjadi dilingkungan masyarakat sebagai penerima pelayanan publik.

“Dan sebagaimana yang diamanatkan Negara, dalam mengemban tugas Satgas Saber Pungli dituntut menjalankan amanat tersebut dengan rasa tanggungjawab. Sejalan dengan Tim UPP, wajib dalam mendedikasikan diri melalui kerja nyata. Yaitu, sesuai dengan tufoksi yang telah diamanatkan oleh negara kepada tim UPP ini,” imbau Kombes Purwolelono.

Hal ini, pungkasnya, sesuai arahan Presiden RI disaat Rakornas Pemerintah Pusat dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda), di Sentul Convensional Center, 13 November 2019 lalu.

“Yakni, untuk menjaga 2 agenda besar bangsa dengan menciptakan lapangan kerja, dan bisa menjaga iklim investasi, aman, nyaman, serta kondusif,” pungkasnya. (vnr/r)

News Feed