by

Eks Kantor Satpol Bintan Disulap Buat Pelayanan Adminduk

Bintan (HK) – Eks Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bintan yang berlokasi di kompleks perkantoran Bandar Seri Bentan, kini telah disulap pemerintah menjadi kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Bintan yang sebelumnya ada di Kota Tanjungpinang.

Dengan begitu, seluruh pelayanan adminitrasi kependudukan (adminduk) sudah efektif di Bintan Buyu. Wakil Bupati Bintan Dalmasri Syam meresmikan kantor baru tersebut pada Rabu, (22/1/2020) pagi.

Dalmasri mengatakan ini merupakan upaya pemerintah untuk menjawab kebutuhan masyarakat Bintan yang ternyata selama ini mengeluh bila pengurusan adminduk ada di Kota Tanjungpinang.

“Ini komitmen dan keseriusan dalam memangkas alur pelayanan. Kita ingin masyarakat bisa lebih mudah dalam mendapatkan pelayanan, termasuk pencatatan kependudukan,” ungkap Dalmasri.

Orang nomor dua di Bintan itu mengharapkan agar para petugas bisa bekerja secara maksimal untuk menyuguhkan pelayanan adminduk kepada masyarakat Bintan.

Sementara itu, Kepala Disdukcapil Bintan Ismail menambahkan, kalau lembaganya akan terus berinovasi untuk menyajikan kemudahan pelayanan.

Ia mengatakan, selain meresmikan kantor baru juga peluncuran pelayanan adminitrasi kependudukan berbasis online. Inovasinya ini dalam tahap uji coba dan sosialisasi.

“Kita paham geografis kita, ditambah masyarakat kita menyebar di setiap wilayah. Jaraknya bahkan bisa puluhan kilometer. Kalau bisa online jadi lebih mudah. Kalau sudah berjalan, tinggal diakses, daftarkan terus ikuti panduan di dalamnya,” paparnya.

Berkenaan dengan pelayanan secara daring tersebut, Ismail mengungkapkan masyarakat bisa mengakses melalui smartphone.

Ia menyampaikan, dalam aplikasi itu masyarakat harus menyertakan persyaratan yang diperlukan dalam bentuk file foto. “Semua berkas tersebut akan diverifikasi Tim Disdukcapil,” timpalnya.

Setelah semua persyaratan terpenuhi, permintaan akan segera dicetak dan masyarakat langsung datang ke kantor Disdukcapil membawa persyaratan aslinya untuk mengambil surat kependudukan yang telah dicetak.

“Perlu menjadi catatan, persyaratan yang paling terpenting jangan sampai berkas persyaratan yang diunggah bermasalah dan harus benar adanya,” tegas Ismail.

Pada kesempatan ini juga dilakukan penandatanganan kerjasama pencatatan Akte Kelahiran antara Disdukcapil Bintan bersama Dinkes Bintan dan 15 UPTD Puskesmas yang tersebar di 10 Kecamatan. (oxy)

News Feed