by

Ini Penjelasan GM Pelindo I soal Dugaan Transfer BBM Ilegal

BATAM (HK) – Pelindo I cabang Batam membantah terkait adanya kegiatan transfer BBM secara ilegal yang dilakukan oleh pihaknya di perairan laut Batam pulau Nipah pada Senin (20/1/2020) lalu.

“Statmen yang disangkakan oleh pihak Kanwil Bea Cukai Kepri itu tidak benar. Itu hanya kegiatan suplay logistik kebutuhan sendiri,” ungkap General Manager Pelindo I cabang Batam, Pasogit Simanungkalit, Kamis (23/1/2020) siang.

Namun, lanjut Pasogit, Kapal TB Sei Deli III memang benar melakukan kegiatan ship to ship dan itu dilakukan di Area PLB (Pelabuhan Berikat) Pulau Nipah Yang di kelola Pelindo 1 Cabang Batam.

“Sebagaimana, saat itu kapal kita membawa BBM Logistik untuk kebutuhan sendiri terhadap kapal tunda yang di operasikan di Pulau Nipah,” jelasnya.

“Tapi, kalau untuk kapal Tagboad yang melakukan ship to ship itu dari semua negara dan lokasinya semua dari daerah PLB, bukan di luar PLB. Kalau kejadiannya diluar PLB ataupun di OPL kami setuju kapal kami ditangkap,_ tambahnya.

Saat pemeriksaan yang dilakukan oleh pihak Kanwil Bea Cukai Kepri, kita sudah menunjukkan dokumen atas kegiatan tersebut adalah legal, “hanya saja, mereka mempersalahkan dokumen daftar manifes kita, karena dalam manifesnya tertulis Nihil kargo,” jelasnya.

Dikatakan, bahwa selama ini pihaknya selalu melakukan kegiatan sesuai dengan prosedur, bukan hanya ini saja kami melakukannya.

“Tentang nihil kargo itu menurut kami bukan hal yang salah atau ilegal, itu lah yang menjadi perdebatan kami dengan kapal patroli saat itu,” jelasnya.

“Mungkin itu pengalaman baru buat mereka maupun kami, karrna tidak ada titik temu, maka kami mempersilahkan untuk diperiksa yang dalam hal ini dilimpahkan ke BC Batam.

“Dengan harapan hasil pemeriksaan ini mungkin ada aturan yang harus diterapkan kembali, maka kedepannya kami akan benahi,” kata Pasogit

Lebih jauh dikatakan, Pelindo 1 Cabang Batam mempunyai Segmen Usaha yang di kelola sesuai Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KP 133 Tahun 2011 tentang pemberian izin usaha kepada PT Pelabuhan Indonesia I sebagai Badan Usaha Pelabuhan.

“Dimana, segmen badan usahanya ada 11, yakni diantaranya Penyediaan dan Pelayanan Jasa dermaga, Penyediaan Pelayanan Pengisian BBM, Pengisian Air Tawar,” kata

Selain itu, Bongkar Muat Pelabuhan, Penyediaan kegiatan gudang, Penyediaan atau Pelayanan Pusat Distribusi barang dan Penyediaan Pelayanan Jasa Penundaan Kapal ke Pelabuhan dan lainnya.

“Untuk mendukung kegiatan lainnya, Pelindo 1 cabang Batam juga memiliki Surat Keterangan Terdaftar (SKT) yang dikeluarkan Oleh Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi,” pungkasnya. (bob)

News Feed