by

Rekrut PMI Melalui Medsos, Wanita Asal Malaysia Diciduk Polisi

Batam (HK) – Seorang wanita warga Malaysia inisal PR diamankan oleh Subdit IV Direktorat reserse kriminal umum (Ditreskrimum) Polda Kepri di Pelabuhan Ferry Batam Center, Kota Batam pada, Rabu (20/1/2020) sore.

Diketahui, wanita ini merupakan perekrut pekerja migran Indonesia (PMI) secara ilegal dari Batam dengan modus hendak dipekerjakan sebagai pembantu rumah tangga di Malaysia.

Dirreskrimum Polda Kepri l, Kombes Pol Kombes Pol Arie Dharmanto menjelaskan pengungkapan kasus ini bermula saat pihaknya mendapatkan informasi bahwa ada seorang warga negara Malaysia memasang iklan di media sosial Facebook dengan judul Lowongan Kerja Batam.

“Iiklan yang diposting tersebut merekrut tenaga wanita bekerja sebagai pembantu rumah tangga di Malaysia,” ungkap Arie, Kamis (21/1/2020) pagi.

Menindaklanjuti hal tersebut, kata Arie pihaknya langsung melakukan penyelidikan, akhirnya tim memperoleh informasi bahwa pelaku akan datang ke Kota Batam untuk merekrut sekaligus menjemput PMI Ilegal.

Selanjutnya tim menuju ke pelabuhan Ferry Batam Center, dilokasi tim menemukan dan mengamankan pelaku dan saksi, Cheryl Tai Xur Li yang juga warga Malaysia, yang diketahui adalah rekan pelaku.

Tak hanya itu, dilokaksi, tim juga menyelamatkan dua orang korban perempuan asal Kota Batam atas nama Noviana dan Poibe.

Adapun barang bukti yang diamankan, diantaranya berupa paspor, tiket dan boarding pass keberangkatan kapal dengan tujuan Batam – Situlang Laut, Malaysia.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 81 dan 83 Pasal 13 Undang-Undang RI Nomor 18 tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 10 Tahun atau denda paling banyak Rp15 M. (bob)

News Feed