by

Imlek 2020, Pelayaran PDS Menurun Drastis Dibanding 2019 Lalu

SEKUPANG (HK) — Jelang Hari raya Tahun Baru Imlek 2571, Sabtu (25/1/20) lonjakan penumpang di Pelabuhan Domestik Sekupang diprediksi menurun dibanding Imlek tahun 2019.

Hal tersebut disampaikan oleh Asmadi, Anggota Dewan Pengurus Cabang Indonesian National Shipowners’ Association (DPC INSA) Batam dan Ketua Bidang Kapal Penumpang Pelabuhan Domestik Sekupang.

“Memang Tahun Baru Imlek 2020 ini traffic pelayaran di pelabuhan domestik kita menurun dibanding 2019 lalu,” ujarnya, Jumat (24/1/2020) siangnya.

Berdasarkan data terbaru yang didapat, total pelayaran sejak tertanggal 21 Januari hingga 23 Januari 2020 ada sebanyak 5562 penumpang. Sangat jelas jika hal ini berbanding terbalik dari tahun lalu dengan perhitungan hari yang sama.

“Untuk tanggal 20 Januari hingga 23 Januari tahun lalu, sudah bisa sampai 9000 an penumpang. Padahal prediksi kita dari tanggal 20 Januari sampai 25 Januari ini ada sebanyak 10 ribu, tapi nyatanya tak dapat,” terangnya.

Kemudian lanjutnya Pengurus Pelra Sekupang ini, untuk destinasi tujuan pelayaran selama imlek bagi warga keturunan, paling banyak ke wilayah Selat Panjang, Tanjung Batu dan Tanjung Balai Karimun

“Tapi seperti tujuan daerah Bengkalis gak terlalu banyak,” tambahnya.

Penurunan traffic penumpang saat imlek ini cukup susah untuk prediksi, beda dengan perayaan Hari Raya Lebaran Idul Fitri atau Natal dan Tahun Baru.

“Namun untuk 3 hari ini keramaian memang tetap lumayan, terutama untuk rute Selat Panjang dan Tanjung Batu serta Karimun,” jelasnya.

Sementara harga tiket selama Imlek ini tetap dibandrol dengan harga normal. Sebab, tujuan Selat Panjang seharga Rp 180 ribu, Tanjung Batu Rp 130 ribu dan Tanjung Balai Karimun Rp 85 ribu.

“Untuk tiketnya masih normal dan tak ada kenaikan signifikan. Dan kapal yang disiagakan yakni Dumai Line ada 7 armada, Batam Jet 3 armada, dan Dumai Express 2 armada,” tutupnya.(ded)

News Feed