by

Santri Belat Karimun Berebut Ingin Jadi Bupati

KARIMUN (HK)-Bupati Karimun Aunur Rafiq mewisuda 170 orang santri dari seluruh Taman Pendidikan AlQur’an (TPQ) se Kecamatan Belat, Minggu (26/1/2020). Usai prosesi wisuda tersebut, Bupati Rafiq berdialog dengan para santri yang rata-rata masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD).

Pada saat dialog, Aunur Rafiq melemparkan pertanyaan kepada santri apakah mereka tertarik untuk menjadi kepala desa. Dari seluruh santri yang hadir, tak satupun yang menjawab pertanyaan orang nomor satu di Karimun itu. Mereka hanya diam sambil memandang satu sama lain.

“Anak-anak sekalian, siapa yang mau menjadi kepala desa,” ungkap Aunur Rafiq.

Kepada para santri, Aunur Rafiq menjelaskan apa itu kepala desa, seperti apa tugasnya dan kewenangannya. Rafiq juga menjelaskan kalau kepala desa memiliki anggaran sendiri yang dikucurkan oleh pemerintah pusat melalui dana desa, dengan anggaran mencapai miliaran rupiah. Meski begitu, tetap saja santri tak mau memilih untuk menjadi kepala desa.

Merasa tak ada yang berminat menjadi kepala desa, Aunur Rafiq kemudian merubah pertanyaan apakah mereka mau menjadi bupati. Sontak saja, suasana yang semula hening berubah menjadi riuh. Hampir semua santri menjawab kalau mereka bercita-cita menjadi Bupati Karimun kelak di kemudian hari.

“Kalau tak mau jadi kepala desa. Apakah anak-anak sekalian mau jadi Bupati?” ujar Rafiq.

Aunur Rafiq kemudian menjelaskan, semua anak-anak tersebut bisa menjadi apa saja, sesuai dengan cita-cita mereka masing-masing. Asalkan, mereka rajin belajar sejak dini. Berbakti kepada kedua orang tua. Kemudian, yang terpenting mereka harus rajin beribadah dan menjadi insan yang agamais.

“Kepada anak-anak semua, saya pesankan jadilah generasi penerus yang agamais, berbakti kepada kedua orang tua dan belajar yang rajin. Jika kalian belajar dengan sungguh-sungguh maka semua yang kalian cita-citakan akan tercapai. Sehingga, bisa berguna bagi agama, nusa dan bangsa khususnya bagi Kabupaten Karimun kelak,” kata Rafiq.

Sementara, Camat Belat Aribowo Hadibroto mengucapkan syukur atas kelancaran proses wisuda kepada 170 santriwan dan santriwati di Kecamatan Belat. Dirinya juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Bupati Karimun Aunur Rafiq yang telah melaksanakan prosesi wisuda bagi anak-anak santri di daerahnya itu.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati karena telah mewisuda santriwan dan santriwati di Kecamatan Belat ini. Mudah-mudahan apa yang dicita-citakan anak-anak kami tersebut dikabulkan oleh Allah SWT. Sehingga, ikut membangun Kabupaten Karimun ke depannya,” ujar Bowo.(ham)

News Feed