by

Khawatir Virus Corona, Ratusan Turis China Batal Wisata di Sumbar

Kunjungan wisatawan asing asal China ke sejumlah objek wisata mendapat penolakan dari warga di beberapa tempat di Sumatera Barat menyusul ancaman wabah virus Corona. Setelah Kota Bukittinggi, kini giliran warga di Kabupaten Tanah Datar yang menolak kedatangan turis asal China.

Sebanyak 155 pelancong dari Negeri Tirai Bambu tersebut sebelumnya sudah dijadwalkan berlibur dan menikmati keindahan panorama alam di Sumatera Barat, mulai dari 26 hingga 31 Januari 2020. Menggunakan pesawat sewaan, kedatangan turis China tersebut akan dibagi menjadi dua gelombang kedatangan.

Dua gelombang itu dijadwalkan bertolak ke Ranah Minang setelah rombongan pertama kembali ke Negara asal mereka.

Namun, rencana kunjungan itu tak berjalan mulus. Penyebaran virus corona yang terjadi saat ini, menjadi perhatian serius masyarakat Sumatera Barat. Takut terjangkit, masyarakat pun bereaksi dengan menolak dan meminta kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk mengambil langka cepat untuk memulangkan rombongan pertama lebih cepat dari jadwal yang sudah diagendakan.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Tanah Datar, Abdul Hakim menyebut, ratusan turis China tersebut batal berwisata ke Istano Basa Pagaruyung dan lokasi Iven Pacu Jawi di Pariangan.
Batalnya kunjungan tersebut, karena sebelumnya ada kesepakatan antara Bupati Tanah Datar dengan pihak manajemen agen travel yang mengkoordinir kedatangan mereka.

“Pembatalan itu tidak sepihak, melainkan kesepakatan antara agen travel dan kita selaku pemerintah Tanah Datar,” kata Abdul Hakim, Senin (27/1/2020).

Kata Abdul, sebelum kesepakatan pembatalan itu diambil, Bupati Tanah Datar, Irdinansyah Tarmizi juga sudah meminta pertimbangan dari berbagai pihak terkait melalui forum rapat yang digelar Senin pagi tadi.

“Rapat digelar pagi tadi sekitar pukul 07.00 WIB. pertimbangannya virus corona,” kata Abdul Hakim.*

(sumber: vivanews.com)

News Feed