by

Polisi Selidiki Pembakar Hutan di Bintan

BINTAN (HK) – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bintan tengah menyelidiki pelaku dan penyebab kebakaran hutan dan laham (karhutla) yang belakangan terjadi diwilayah Kecamatan Toapaya.

Kasat Reskrim Bintan AKP Agus Hasanudin menyampaikan, pasca kebakaran timnya sudah mengerahkan untuk menyelidiki penyebab sekaligus terduga pelaku.

“Masih lidik,” ungkap Agus, Selasa (28/1).

Ia menerangkan, berdasarkan pasal 108 UU Nomor 39 tahun 2014 tentang perkebunan, pelaku pembakaran hutan bisa diancam penjara 12 tahun dan denda Rp 10 milliar.

Supaya warga tak terjerat pasal tersebut, Agus menghimbau agar tidak sembarangan membuka lahan dengan cara membakar. Bisa saja, warga terjerat pasal tersebut.

“Kami juga menghimbau masyarakat kita agar tidak membakar hutan sembarang. Apalagi ini kan musim panas,” imbuhnya.

Kebakaran hutan dan lahan terjadi sepekan terakhir di lima lokasi berbeda di Kecamatan Toapaya. Diduga, api sengaja disulut untuk membuka lahan.

“Ini sudah kedua kalinya. Hari Ju’mat lalu terjadi 3 kebakaran di tempat berbeda. Hanya saja ini yang paling besar karena diperkirakan hampir 6 hektar,” kata Nurwendi, Kepala UPTD Damkar Toapaya, belum lama ini.(oxy)

News Feed