by

Satpol PP Karimun Belum Terima Pelimpahan Kasus Jukir Ilegal

KARIMUN (HK)-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Karimun, belum menerima pelimpahan kasus tiga juru parkir (jukir) masing-masing berinisial AW, US dan JI yang diamankan Tim Saber Pungli Polres Karimun saat memungut uang parkir di parkiran Morning Bakery, Toserba 10 Ribu dan parkiran Pasar Puan Maimun.

“Sampai sekarang kami belum menerima pelimpahan apapun soal kasus diamankannya 3 orang juru parkir oleh Tim Saber Pungli Polres Karimun tersebut. Memang, saya sudah beberapa kali rapat dengan Polres Karimun soal penanganan pungli,” ungkap Kasat Pol PP Karimun, Tejaria di kantornya, Selasa (28/1/2020) sore.

Kata Tejaria, informasi yang diperoleh dari Tim Saber Pungli Polres Karimun, berkas perkara ketiga juru parkir tersebut kasih dilengkapi disana. Kemungkinan, berkas tersebut akan diserahkan ke Satpol PP dalam beberapa hari ke depan. Menurut dia, pelimpahan yang dimaksud Polres bukanlah pelaku melainkan hanya berkas dan barang bukti lainnya seperti koas bertuliskan “Dishub” Karimun.

“Kalau pelaku saya rasa tidak lah. Kalau pun mungkin pelaku juga dilimpahkan, paling kami hanya akan memberikan pembinaan. Karena kalau dalam kasus seperti ini tak mungkin dilakukan penahanan. Karena menurut informasi dari polisi, kasus mereka hanyalah tipiring,” jelas Tejaria.

Tejaria juga menyebut, menyangkut perkara parkir sebenarnya merupakan ranahnya Dinas Perhubungan. Namun, karena ini menyangkut ketertiban masyarakat juga, maka kasus yang ditangani Tim Saber Pungli Polres Karimun tersebut dilimpahkan kepada institusi yang dipimpinnya. Terkait hal itu, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Dishub.

“Kami tadi juga sudah rapat koordinasi dengan Dinas Perhubungan. Intinya, Dinas Perhubungan memang telah mengeluarkan surat edaran terkait penghentian penarikan retribusi parkir untuk sementara waktu sampai adanya payung hukum berupa peraturan bupati, terkait teknis dan besaran retribusi parkir,” jelasnya.

Sebelumnya, Tim Saber Pungli Polres Karimun mengamankan tiga orang juru parkir diduga ilegal masing-masing inisial AW, US dan JI. Ketiganya diamankan di lokasi berbeda, yakni di parkiran kedai kopi Morning Bakery, Toserba 10 Ribu dan parkiran Pasar Puan Maimun. Ketiganya diduga menjadi tukang parkir menggunakan baju merek “Dishub” namun tidak menyetorkan uang parkir ke Dishub Karimun.

Meski sudah mengamankan ketiga pelaku, namun Polres Karimun tidak melakukan penahanan terhadap ketiganya. Sebab, ketiganya tidak memenuhi unsur pidana, karena tidak menimbulkan kerugian negara serta tidak adanya unsur pemerasan. Polisi kemudian menyerahkan kasus tersebut ke Satpol PP untuk ditindaklanjuti.(ham)

News Feed