by

Virus Corona Buat Hunian Kamar di Bintan Turun Drastis

BINTAN (HK) – Wabah virus corona yang menghebohkan dunia internasional sangat memberi dampak negatif terhadap sektor industri pariwisata di Kabupaten Bintan. Bahkan, tingkat hunian kamar dibeberapa hotel dan resort mengalami penurunan drastis.

Selama ini turis dari China memang cukup mendominasi wisatawan mancanegara yang datang ke Bintan. Sejak Pemerintah China resmi melarang warganya bepergian keluar negeri. Kini turis-turis China sudah tak banyak nampak lagi.

Perwakilan Agro Resort, Afung menyampaikan, selama ini tempat bisnisnya memang didominasi wisman asal China. Akan tetapi, karena wabah penyakit yang mendunia itu tingkat hunian ditempatnya anjlok.

“Ada kaitan (virus corona) sehingga kunjungan turis China sepi,” ungkap Afung.

Agro Resort memang selama ini mengandalkan wisman asal China. Sejak virus corona, tempat usahanya sangat terpukul. Biasanya, wisman China yang menginap perhari bisa lebih dari 200 orang.

“Sekarang sudah tidak ada lagi (wisman menginap),” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bintan Wan Rudi Iskandar mengakui tamu yang masuk melalui pelabuhan BBT Lagoi berkurang sejak wabah virus corona.

Rata-rata tamu grup dari China yang masuk bisa sekitar 1.000-1.200 terdiri dari tamu Bintan Best Tour (BBT) dan tamu Agro Resort, tamu BLR maupun tamu grup dari agen Jetstar dan tamu Nirwana maupun tamu resort lainnya.

“Kalau total semua biasa sekitar 1.500-2.000 per hari masuk ke Bintan dari dua pelabuhan,” kata dia. (oxy)

News Feed