by

Ajak Keluarga Mengenal Alam Melalui Hiking ke Hutan Karimun

KARIMUN (HK)-Ilmu pengetahuan tidak hanya didapat di bangku sekolah. Alam juga memberikan banyak pelajaran kepada anak. Sebab, alam telah menyediakan berbagai jenis flora dan fauna yang dapat mereka pelajari secara langsung. Mengenalkan alam terbuka kepada anak-anak, tentu akan lebih menyenangkan melalui aktivitas hiking.

Banyak sekali lokasi yang dapat menjadi tujuan hiking untuk mengajak anak-anak maupun keluarga tercinta memasuki hutan terbuka di Karimun. Hutan terbuka itu berada di kawasan hutan lindung. Tentu saja, masing-masing spot memiliki tingkat kesulitan yang berbeda. Untuk itulah, orang tua harus memiliki tingkat kewaspadaan tinggi ketika membawa serta anak dalam aktivitas hiking.

Kawasan hutan lindung Karimun berada di Gunung Jantan dan Gunung Betina. Dua pegunungan ini menyimpan sejuta keindahan untuk didatangi. Beberapa titik berada di sepanjang jalan Kecamatan Meral Barat, mulai dari Sememal, Lembah Murni hingga ke Pasirpanjang. Untuk mencapai spot-spot tersebut, hanya berjarak sekitar 500 meter dari jalan raya.

Mengajak anak-anak dalam aktivitas hiking tentu saja memberikan nuansa tersendiri. Berbeda dengan orang tua, anak-anak akan lebih banyak bertanya tentang apa saja yang mereka temui di sepanjang perjalanan. Mulai dari beragam jenis pepohonan, air, bebatuan, bentuk hewan hingga suara angin.

Di beberapa lembah hutan lindung Gunung Jantan dan Gunung Betina banyak terdapat aliran anak sungai. Terbentuknya anak sungai tersebut akibat siklus air dari puncak atau hulu ke muara dengan melewati lembah pegunungan yang terdapat gugusan batu granit. Seiring perputaran waktu, bebatuan itu akhirnya terbelah hingga akhirnya menyerupai berbagai bentuk.

Proses perubahan bebatuan granit dengan bentuk yang beraneka ragam, alunan air yang mengalir di bebatuan hingga memunculkan satu nada, ikan dan udang air tawar yang berenang di sela-sela batu serta hijaunya lumut yang menempel di dinding cadas tentu saja patut menjadi edukasi bagi anak-anak.

Seperti dilakukan Mely (39), seorang ibu rumah tangga yang sehari-hari bertugas di salah satu UPT Dinas Kesehatan Karimun, Minggu (9/2/2020). Ibu muda ini sengaja mengajak putrinya Dinda usia 10 tahun untuk mendalami dunia di alam terbuka. Bersama rekannya di dunia kesehatan, dr Jhony Saing yang turut membawa adik bungsunya, Qiony usia 11 tahun serta 4 orang teman usia sekolahnya.

Dua keluarga kecil ini, kemudian menelusuri pintu masuk menuju kawasan hutan lindung Gunung Jantan dan Gunung Betina dari daerah Lembah Murni, Kelurahan Pasirpanjang, Kecamatan Meral Barat. Sebelum masuk hutan, diawali dengan jalan setapak yang banyak ditumbuhi ilalang.

Ketika memasuki pintu rimba, jalur yang ditemui berupa bebatuan granit yang cadas dengan ukuran besar. Diantara celah batu mengalir air yang jernih. Pada cekungan yang dalam hingga menyerupai kolam, maka akan ditemui beberapa jenis ikan dan udang air tawar yang berenang di dasar kolam. Kemudian, di dinding batu banyak ditumbuhi lumut hijau.

Tentu saja, pemandangan yang tak pernah mereka jumpai di bangku sekolah itu menjadi pelajaran tersendiri bagi anak-anak yang rata-rata duduk di bangku kelas IV dan V SD tersebut. Mereka terlihat riang gembira sambil berusaha menangkap ikan dan udang serta mengumpulkan lumut untuk dijadikan bahan mainan.

“Banyak alasan saya mengajak anak untuk kegiatan hiking. Mulai dari mengenalkan alam sekitar beserta isinya kepada mereka sejak usia dini, sehingga mereka bisa mempelajari apa saja yang mereka temukan di alam terbuka. Kemudian, mereka bisa bersyukur atas semua ciptaan Tuhan. Kegiatan seperti ini juga sekaligus olahraga bagi mereka,” kata Mely. (ham)

News Feed