by

28 Perawat RSCS di PHK, Amsakar Baru Bakal Panggil Kandinkes Batam

BATAM (HK) – Walikota Batam, Amsakar Achmad mengatakan bahwa terkait adanya 28 orang perawat Rumah Sakit Camatha Sahidya (RSCS) Panbil, Kota Batam dia baru bakal memanggil Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Batam, Didi Kusmarjadi.

“Besok saya akan pelajari kasus 28 orang perawat yang di PHK itu dan besok saya akan pinggil dulu Kadinkes,” ucap Amsakar saat ditemui di acara tabligh akbar dalam rangka harlah NU ke 94 tingkat Kota Batam, Selasa (11/2/2020) malam di halaman kantor PCNU Kota Batam, Batam Center.

Dikatakan Amskar, saat ini dia belum memahami secara detail penyebab di PHK nya 28 orang parawat RSCS Panbil itu, karena waktu mereka adakan demo beberapa hari yang lewat dia tidak bisa menemui perawat tersebut, karena ada kegiatan.

RSCS itu adalah rumah sakit swasta, oleh karena itu bagusnya para perawat itu bagusnya adalah ke RSCS itu.

“Kemaren waktu mereka demo ke Pemko Batam dan DPRD Kota Batam saya tidak bisa menemuinya para perawat itu, karena dengan waktu yang bersamaan ada acara yang tidak bisa ditinggalkan,” ucap Amsakar.

Ditambahkannya, bahwa setelah dia memanggil Kadinkes Batam dan memahami penyebab dari masalah tersebut maka langsung mencari langkah-langkah yang bisa diambil untuk kedepannya.

Yakni seperti apa seharusnya tanggungjawab dari pihak manajemen RSCS itu terhadap perawat yang sudah di PHK itu, begitu juga sebaliknya, tanggung jawab dari perawat itu kepada manajemen RSCS.

“Yakni tentang hak dan kewajibannya, karena itu adalah prinsip dari setiap perjanjian kerja. Oleh karenanya saya akan panggil Kadisdik dulu untuk menjelaskan kronologis permasalahan itu,” bebernya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, penyebab 28 perawat itu di PHK manajemen RSCS Panbil adalah karena mereka hanya menanyakan gajinya, sebab gajinya sudah 4 hari terlambat dibayarkan. (dam)

News Feed