by

Harga Kopra di Natuna Merangkak Naik

Natuna (HK) – Pengrajin kopra di Natuna mulai merasa senang karena harga komoditasnya mulai beranjak naik setelah harga produksi kelapa yang dikeringkan itu merosot tajam.

Yahya (70) seorang pengerajin kopra asal Desa Subi Besar, Kecamatan Subi mengaku bersyukur karena pekerjaan yang digelutinya selama ini dapat menuai hasil yang lebih banyak.

“Alhamdulillah, sekarang kopra udah mulai naik lagi. Harganya udah Rp700 sekilo,” kata Yahya, Rabu (12/2/2020).

Ia menuturkan, sebelumnya harga kopra cuma seharga Rp 400 sekilo. Harga ini dirasannya sangat rendah untuk ukuran kopra yang notabene memerlukan waktu lama dalam proses produksinya.

“Syukurlah sekarang dalam tujuh karung kopra kita dapat uang sekitar Rp 2 juta, tapi sebelumnya memang truk, kita paling dapat Rp 800 ribu sampai Rp 1 juta. Untuk dapat jual, kopra diproses antara 3 hari sampai 1 minggu,” tuturnya.

Yahya mengaku hasil produksinya itu dijual di Kalimantan Barat dengan bahan bakunya didapat dari kebunnya sendiri.

“Kami mempunya sekali mengirim 7 karung. Mau kerja yang lain udah tak mampu lagi, jadi itu aja yang saya geluti. Tapi alhamdulillah lah, ada hasilnya juga,” ungkapnya.

Ia berharap ada peningkatan harga lagi, paling tidak seperti pada waktu – waktu seputaran tahun 2000- 2002 yang bisa mencapai Rp 1200 perkilo.

“Kabaranya harga kopra ini akan naik lagi. Dan memang itulah harapan kami selama ini,” ucapnya mengakhiri. (fat)

News Feed