by

Aktivis Buruh Bersatu, Bakal Adakan Demo Besar-Besaran di Batam

BATAM (HK) – Aktivis buruh lintas generasi dan lintas federasi yang ada di Kota Batam bersatu, yakni mulai dari para senior hingga juniornya bakal adakan demo besar-besaran dalam waktu dekat ini di Kota Batam.

Dalam pertemuan yang diadakannya, sebanyak 80 aktivis buruh lintas generasi itu membahas dan merancang strategi untuk pergerakan demo besar-besaran yang akan diadakannya, yakni demo tentang menolak Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law.

Wakil Ketua Umum DPP FSP LEM SPSI, Saiful Badri mengatakan, Omnibus Law adalah isu yang sangat besar, hal itu adalah pertama kalinya terjadi di negara ini, bahwa pemerintah bakal merevisi 79 buah Undang-Undang (UU) yang bakal menjadi satu paket, yakni Omnibus Law.

Tujuan Omnibus Law itu satu sisi memang untuk menarik investasi, tapi elemen dari anak bangsa ini bakal mendapatkan kesusahan atau dirugikan, dalam hal ini adalah kaum buruh.

“Hal itu adalah sangat luar biasa, oleh karena itu buruh di Batam juga menyikapinya dengan hal yang luar biasa juga,” ucap Saiful, Rabu (12/2/2020) malam, setelah melakukan peretemuan dengan aktivis buruh lintas generasi itu di Green Land Hotel, Batam Center.

Ketua Federasi KSBSI, Ma’ruf mengatakan, dalam menyikapi permasalahan Omnibus Law pihaknya akan melibatkan publik dan memberikan pemahaman, apasih sebenarnya dampak dari Omnibus Law itu jika diterapkan sesuai yang disampaikan secara lisan oleh pemerintah,

“Sebelum melakukan demo nantinya, kita bakal melakukan konsolidasi dulu kepada seluruh buruh, Mahasiswa dan juga masyarakat umum, agar bersama-sama untuk mendukung pergerakan yang akan diadakan ini,” ucap Ma’ruf

Ketua DPC KSBSI, Surya mengatakan, pergerakan dan demo yang bakal diadakan itu murni dari bawah sampai ketingkat pusat, yakni tidak ada sangkut pautnya dengan politik.

Karena RUU Omnibus Law bakal banyak yang merugikan buruh dan permasahan itu adalah tanggungjawab dari serikat buruh untuk memperjuangkannya guna kepentingan bersama.

Salah satu tujuan dari RUU adalah untuk memudahkan untuk berusaha, tapi untuk memudahkan berusaha itu jangan menghilangkan prinsip dari perlindungan dan merugikan buruh, hal itu akan kita diperjuangkan bersama.

“Itu adalah isu utama, tapi nantinya juga bakal ada masalah perburuhan lainnya yang akan dibahas, yakni masalah yang belum bisa terselesaikan, seperti UMSK di Kota Batam. Demo itu direncanakan dalam bulan ini, untuk tanggalnya belum dipastikan,” jelasnya. (dam)

News Feed