by

Perangkat RT Kaget Penangkapan Kasus Penculikan Anak di Saguba

Batam (HK) – Kasus penculikan anak dari Jakarta yang ditangkap di daerah Sagulung, mengagetkan perangkat RT di perumahan itu.

Ketua RT 003/RW 005 Kavling Sagulung Baru (Saguba), Junjungan Hasibuan, mengaku kaget melihat personil Brimob Polda Kepri melakukan penangkapan ketiga pelaku.

“Kaget lah mas, tiba-tiba ada personil Brimob Polda Kepri langsung melakukan penangkapan tiga pelaku, yakni dua perempuan dan satu laki-laki,” katanya, Kamis (13/2/20) siangnya.

Ia juga mengatakan, awalnya hanya laki-laki bernama Ezron Bura Luki Djaja yang tinggal pertama dan melaporkan pada September 2019 lalu, untuk mengontrak rumah kos-kosan. Bahkan saat minta identitasnya jika dia berstatus kerja sebagai PNS terlampir di KTPnya.

“Awalnya dia (Erzon,red) yang tinggal pertama dan sendirian melapor sama kita. Saat kita minta identitasnya, dia berstatus PNS sebagai pekerjaan,” katanya.

Erzon juga berasalan tinggal dilontarkan tersebut dikarenakan ada kerjaan. Jadi pihak perangkat RT setempat pun tak begitu detail menanyakan statusnya.

“Katanya dia ada kerjaan di Batam ini. Jadi tak begitu detail kita tanyakan apa kerjaannya. Karna di identitasnya itu ia sebagai PNS,” ceritanya lagi.

Kemudian, tak lama ada tambah lagi dua orang perempuan dan langsung melapor ke perangkat dengan alasan menumpang beberapa hari mau cari pekerjaan di Batam.

Selang itu, pada 17 Desember lalu, tiba-tiba ada banyak orang tinggal disana dan belum ada melapor. Karena ada komplain warga, akhirnya didatangi para perangkat RT setempat.

Pada Rabu (12/2/20) malam, tim dari Brimob Polda Kepri pun langsung melakukan penangkapan dan dibawa ke Polda Kepri untuk ditindaklanjuti.

Sebelumnya, seksi Intel Satbrimob Polda Kepri berhasil ciduk komplotan pelaku penculikan anak dari Jakarta di Batam, Rabu (12/2) malam.

Ketiga pelaku tersebut Paulinina Malo alias Leni dan Marlina Dapa Bili alias Marlin yang tak lain adalah mantan pembantu dari orangtua korban serta Enos, pria yang menyembunyikan korban Batam. Sedangkan, korban penculikan adalah Vn, gadis 13 tahun warga Jakarta.

Ketiga komplotan itu dibekuk di rumah kediaman Enos di Sagulung Baru (Saguba) atas laporan masyarakat yang diterima oleh kasi intel Satbrimob Polda Kepri Iptu Rudi Admiral. Bahkan, saat digrebek Brimob, tiga pelaku dan korban sedang berada di rumah.

Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Kepri Kombes pol Mohamad Rendra Salipu melalui wadansat AKBP Dwi Yanto Nugroho menjelaskan, saat digrebek dalam rumah yang sama, juga ditemukan 5 wanita muda lainnya yang akan diberangkatkan sebagai TKI ke Malaysia. Dan 5 wanita itu turut diamankan sebab terindikasi sebagai korban perdagangan orang. (ded)

News Feed