by

10 Perempuan Diduga Pekerja Pijat Plus Plus Ditangkap

BATAM (HK) – Sebanyak 10 orang perempuan yang bekerja ditempat pijat Royal SPA beserta tiga orang pengunjung yang tengah menikmati pijat plus-plus terpaksa diangkut Satreskrim ke Mapolresta Barelang, terkait tindakan penyakit masyarakat, Selasa (18/02) malam.

Penangkapan tersebut berdasarkan informasi dari masyarakat dan media sosial, dimana ada tempat SPA dan dibarengi pijat plus-plus.

Dari Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Andri Kurniawan membenarkan pengerebekan tempat prostitusi yang berkedok SPA didaerah Nagoya tersebut. Sehingganya, polisi berhasil mengamankan beberapa wanita pekerja serta pengunjung.

“Pengungkapan kasus ini, berawal atas target anggota dilapangan melalui media sosial dan Instagram. Melalui langkah penyelidikan, kita menemukan ada kegiatan prostitusi online di Wilayah Nagoya,” kata Andri.

Kemudian, lanjut Kasat ini, setelah melakukan penyelidikan maupun pengembangan anggota langsung melakukan tindakkan pengerebekan maupun mengamankan tempat SPA berkedok pijat plus plus tersebut, yang dijadikan tempat prostitusi, melalui media sosial.

“Disaat pengerebekan pada tempat Royal SPA,kami mengamankan 7 orang perempuan serta tiga orang pengujung, yang sedang menikmati pijat plus plus,” ucap Kompol Andri Kurniawan.

Dari hasil penangkapan tersebut, imbuh Andri, tidak ada pekerja wanita yang di bawah umur, atau human trafficking.

“Saat ini masih kita dalami. Dan terkait pelaku yang nantinya akan ditetapkan tersangka, kita akan rilis kepada kawan kawan media,” tukas Kasat Reskrim Polresta Barelang.(vnr)

News Feed