by

Aturan Khusus LGBT di Sumbar Telah Rampung

Setelah melewati berbagai tahapan dan proses panjang, Rancangan peraturan Daerah (Ranperda) tentang ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, akhirnya rampung direvisi oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat.

Dari sekian banyak pasal dalam ranperda yang mengatur tentang ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat itu, terdapat dua pasal yang membahas secara khusus tentang lesbian, gay, biseksual, dan transgender atau LGBT, serta perzinahan. Kedua pasal itu yakni, Pasal 26 dan Pasal 27.

Saat ini, ranperda tentang ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat itu, sudah dikirim ke Kemendagri untuk kemudian dipelajari lebih lanjut, disetujui dan disahkan. Jika kemudian Kemendagri menyetujui ranperda ini, maka secara resmi Sumatera Barat memiliki aturan khusus tentang LGBT dan Perzinaan.

“Benar, kita menunggu hasil fasilitasi dari Kemendagri,” kata Ketua Pembahas Ranperda Trantibum Linmas, H. M. Nurnas, Jumat (21/2/2020).

Setelah selesai dibahas, disetujui ditingkat DPRD dan kini tinggal menungggu hasil fasilitasi dari Kemendagri, Nurnas berharap dari ditetapkannya Perda Trantibum Linmas ini nanti, maka akan bisa menjadikan rasa aman di masyarakat. Penerapan dua pasal tentang LGBT dan Perzinaan ini juga diklaim sebagai salah satu upaya Sumatera Barat mengantisipasi maraknya prilaku LGBT dan perbuatan perzinaan.

“Dari ditetapkan perda Trantibum Linmas, akan bisa menjadikan rasa aman di Masyarakat,” ujar Nurnas.

Lebih lanjut Nurnas mengatakan, jika semua tahapan dari Ranperda ini selesai (disetujui Kemendagri), maka untuk langkah selanjutnya akan di undangkan dan disosialisasikan kepada masyarakat. Barulah kemudian, dibuatkan Peraturan Gubenur untuk menjelaskan teknis secara detail tentang perda itu.

“Setelah disetujui Kemendagri, maka akan di Undangkan. Baru kemudian disosialisasikan dan disiapkan Pergubnya,” kata Nurnas.*

(sumber: vivanews.com)

News Feed