by

35 Calon Advokat Ikuti UPA di Tanjungpinang

TANJUNGPINANG (HK)- Sebanyak 35 calon advokat mengikuti Ujian Profesi Advokat (UPA) yang diseleggarakan DPC Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Tanjungpinang yang ditunjuk DPN Peradi pusat di Hotel Confort Tanjungpinang, Sabtu (22/02).

Ketua Panitia penyelenggara DPC Peradi Tanjungpinang, Muhammad SH MM menjelaskan, ke 35 peserta yang berhak mengikuti UPA tersebut merupakan mereka yang telah memenuhi salah satu syarat, yakni memiliki sertifikat pernah mengikuti Pendidikan Khusus Pofesi Advokat (PKPA) yang diseleggarakan oleh DPC Peradi Tanjungpinang bekerja sama dengan Universitas Maritim Ali Haji (UMRAH) Tanjungpinang pada November – Desember 2019 lalu.

“Syarat utama lain, tentunya mereka yang telah memiliki gelar Sarjana Hukum (SH) dari berbagai universitas ditanah air yang sudah teragreditasi sebagaimana ketentuan berlaku,”kata Faizal didampingi sekretaris panitia kegiatan Dicky Eldina Oktaf SH termasuk Ketua DPC Peradi Tanjungpinang Agung Wiradharma SH beserta sejumlah anggota pengurusnya.

Faizal memaparkan, materi UPA yang diikuti 35 peserta tersebut berasal dari DPN Peradi pusat yang meliputi dua sesi yakni ujian tertulis secara objektif dan esay sejak pukul 08.00 WIB hingga 13.00 WIB melalui pengawasan yang dihadiri wakil ketua umum DPN Peradi, Hermansyah Dulaimi SH MH dan Irjend Pol Rasyid Rido SH MH sebagai Komisi Pengawas di DPN Peradi.

“Semua soal dan hasil ujian UPA ini langsung dibawa ke DPN Peradi untuk dinilai dan akan diumukan melalui websid yang telah ditentukan paling lambat satu bulan setelah hasil ujian yang diselenggarakan serentak disuluruh Kabupaten/Kota di Indonesia,”ucap Faizal

Faizal menyebutkan, mereka yang telah dinyatakan lulus UPA ini nantinya wajib magang selama dua tahun di Kantor Advokat yang telah beraktifitas praktek minimal 7 tahun, setelah itu baru bisa mereka mengajukan sumpah untuk pengangkatan sebagai advokat dalam beracara membela keadilan sesuai profesi advokat itu sendiri disejumlah pengadilan di tanah air.

“Ke 35 peserta UPA dari DPN Peradi ini didominan dari Tanjungpinang, menyusul Batam dan daerah lain Di Provinsi Kepri. Kegiatan ini juga yang pertama kali dipercai kepada DPC Peradi Tanjungpinang sebagai penyelenggaranya di Kepri, “kata Faizal yang juga pernah menjabat Ketua Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Kepri ini.

Ditempat yang sama, Ketua DPC Peradi Tanjungpinang Agung Wiradharma menambahkan, bahwa kegiatan UPA DPN Peradi ini serentak dilaksanakan di 37 Kabupaten/Kota diseluruh provinsi ditanah air dengan jumlah peserta seluruhnya 4.844 orang.

“Alhamdulillah untuk di Kepri, DPN Peradi pusat menunjuk dan mempercayai kita selaku DPC Peradi Tanjungpinang sebagai sebagai tempat penyelenggaranya, “ujar Agung yang juga suami dari Wakil Walikota Tanjungpinang, Rahma ini.

Pantauan di lapangan, terlihat sejumlah perseta UPA mengakui adanya kesulitan dalam menjawab beberapa soal ujian dalam UPA tersebut. Salah satu dari peserta tersebut juga didapati seorang majelis hakim Tipikor di Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Jonny Gultom SH dan mengakui hal yang sama.

“Memang ada beberapa materi ujian tersebut yang kita nilai sedikit sulit dan tidak seperti praktek lapangan yang selama ini kita ketahui, “tutup beberapa peserta UPA yang ditemui usai melaksanakan ujian (nel)

News Feed