by

Apindo dan PSMTI Karimun Sumbang APD ke RSUD M Sani

KARIMUN (HK)-Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) M Sani menerima sumbangan alat pelindung diri (APD) bagi dokter dan paramedis yang menangani pasien corona dari Apindo dan PSMTI Karimun, Selasa (24/3/2020) sore.

Alat pelindung diri tersebut diantaranya baju sebanyak 74 buah, sarung tangan 3.000 pasang, masker N-95 sebanyak 400 buah dan kacamata 30 unit. APD tersebut diserahkan Ketua Apindo Karimun, Alex Ng bersama Ketua PSMTI Karimun, Edi Asun kepada Direktur RSUD M Sani Karimun, dr Zulhadi di Karimun City Hotel.

Ketua PSMTI Karimun, Edi Asun mengatakan, sumbangan APD tersebut merupakan sumbangan sukarela dari para pengusaha maupun masyarakat Tionghoa kepada petugas kesehatan dalam melindungi mereka saat melaksanakan tugas menangani pasien yang positif maupun suspect corona yang dirawat di rumah sakit.

“Bantuan APD ini yang kita serahkan ini baru tahap awal, masih ada beberapa lagi yang akan menyusul. Sebab, ketika barang-barang ini sampai di Batam, maka harus dibagi juga untuk kabupaten/kota lain di Kepri,” ujar Edi Asun.

Edi berharap, bantuan APD yang diserahkan tersebut dapat digunakan untuk menunjang kinerja petugas medis dalam menangani pasien corona. Dirinya juga yakin bantuan serupa juga akan datang dari berbagai kelompok masyarakat di Karimun. Karena, semua masyarakat Karimun peduli dengan kondisi yang terjadi saat ini.

“Kami dari PSMTI dan Apindo bergandengan tangan untuk berbuat sesuatu bagi masyarakat Karimun. Kita berharap dukungan lebih banyak dari kalangan kita, masyarakat Karimun dan juga warga kami dan elemen masyarakat lainnya untuk bersama-sama memberikan dukungan kepada Pemda Karimun, agar masalah yang kita hadapi saat ini bisa teratasi dengan baik,” jelasnya.

Ketua Apindo Karimun Alex Ng berharap, agar lintas sektoral di Karimun bisa bergandengan tangan dalam mencegah penyebaran virus corona di Karimun, sesuai dengan peranan dan kemampuan masing-masing. Dirinya yakin, ketika semua masyarakat Karimun sudah bersatu, maka penyebaran virus corona di daerah ini bisa dihentikan.

“Kita akui, virus corona ini sudah menyebar di 180 negara di dunia. Bahkan, salah seorang warga Karimun sudah ada yang dinyatakan positif. Namun semua belum terlambat, ketika kita semua bekerja keras untuk mencegah penyebaran virus corona ini, saya yakin semua bisa diminimalisir,” kata pengusaha yang biasa disapa Cunheng ini.

Sementara, Direktur RSUD M Sani Karimun, dr Zulhadi mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang besar kepada Apindo dan PSMTI Karimun yang telah menyumbangkan APD di saat alat tersebut mengalami kelangkaan. Bukan hanya di Karimun tapi juga di Indonesia.

“Atas nama Pemda Karimun dan juga RSUD M Sani, kami mengucapkan terima kasih kepada Ketua Apindo serta jajaran dan Ketua PSMTI Karimun beserta anggotanya atas kepedulian dalam memberikan bantuan APD ini. Disamping sangat butuh, APD ini juga sudah sangat langka,” ujar Zulhadi.

Zulhadi mengatakan, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Kepala Dinas Kesehatan Karimun, Rachmadi terkait APD yang baru saja diterimanya ini. Sebab, lokasi penanganan corona di Karimun sudah terdapat dua titik, pertama di RSUD M Sani dan kedua di Puskesmas Meral Barat.

Dirinya menjelaskan, APD yang ada di RSUD M Sani hanya untuk kebutuhan satu minggu. Dengan adanya sumbangan APD dari Apindo dan PSMTI Karimun ini maka akan memperpanjang hingga satu minggu ke depan. Dirinya juga berharap, ada pihak-pihak lain yang bisa menyumbangkan APD bagi petugas kesehatan di Karimun. (ham)

News Feed