by

Alat ‘Tes Cepat Corona’ Diharapkan Masuk Karimun Pekan Ini

Karimun (HK) – Pemeriksaan tes cepat (rapid test) virus corona sudah mulai diberlakukan di Jakarta. Sebab, Jakarta merupakan daerah paling banyak ditemukannya kasus corona di Indonesia. Alat tes cepat tersebut diimpor secara besar-besaran dari Cina. Lalu bagaimana untuk Karimun?

Direktur RSUD M Sani, dr Zulhadi mengatakan, berdasarkan informasi yang diperoleh, alat tes cepat virus corona tersebut akan dikirim ke kabupaten/kota di Indonesia dalam minggu ini. Zulhadi berharap, Karimun termasuk salah satu kabupaten yang akan menerima alat tersebut.

“Rapid test merupakan pemeriksaan cepat untuk pasien-pasien yang dicurigai terinfeksi corona atau covid-19. Kementerian Kesehatan akan mengirim ke kabupaten/kota, namun tentu saja jumlahnya masih terbatas,” ujar dr Zulhadi ketika dikonfirmasi usai menerima APD bagi petugas kesehatan, Selasa (24/3/2020) sore.

Zulhadi mengatakan, untuk Kepri sampai saat ini belum diperoleh informasi yang pasti kapan masuknya alat tes cepat corona tersebut. Namun, di Jakarta alat tersebut sudah digunakan karena kasusnya paling banyak ditemukan di ibukota Indonesia itu.

“Kita harapkan dalam minggu ini, alat tersebut sudah masuk di Kabupaten Karimun,” jelas Zulhadi.

Menurut dia, rapid test digunakan kepada orang-orang yang memang mempunyai indikasi harus diperiksa dan bukan untuk seluruh masyarakat, seperti keluarga yang pasiennya dirawat di rumah sakit dan dokter serta paramedis yang menangani langsung dan kemungkinan mereka terpapar.

“Kemudian, ada orang yang pulang dari daerah terjangkit seperti Malaysia dan Singapura yang datang ke Karimun hingga menimbulkan gejala demam dan batuk,” terangnya.

Dikatakan, jika alat tes cepat corona tersebut sudah sampai di Karimun, maka akan diberikan kepada penanggungjawab di Kabupaten Karimun yakni Kepala Dinas Kesehatan. Kemudian, akan dilakukan urutan berdasarkan skala prioritas untuk mendapatkan alat tersebut.

“Tesnya tetap dilaksanakan di rumah sakit,” pungkas Zulhadi. (ham)

News Feed