by

Eks Puskesmas Meral Lama Bakal Dijadikan Isolasi Suspect Corona di Karimun

Karimun (HK) – Bupati Karimun, Aunur Rafiq, bersama sejumlah kepala dinas meninjau gedung Puskesmas Meral yang lama. Rencananya, gedung eks Puskesmas Meral tersebut bakal dijadikan tempat isolasi bagi pasien suspect corona di daerah itu.

Kunjungan Aunur Rafiq didampingi Kadis Kesehatan Rachmadi, Kadis Perdagangan, Koprasi Usaha Kecil Menengah dan ESDM, M Yosli. Gedung Puskesmas Meral lama yang berada di kawasan Bukit Tembak, Kelurahan Sei Raya dalam kondisi tidak terpakai lagi pasca dipindahkannya ke jalan pelabuhan Roro.

“Ke depan, seandainya terjadi pembludakan untuk pasien covid-19, kita akan jadikan gedung bekas Puskesmas Meral ini sebagai salah satu lokasi isolasi bagi pasien covid-19,” ujar Aunur Rafiq.

Tidak hanya itu, Bupati Karimun juga sudah berkordinasi dengan PSMTI Kabupaten Karimun untuk membantu Pemerintah Kabupaten Karimun dalam penanganan maupun pencegahan covid-19 ini.

Bupati Rafiq meminta kepada Ketua PSMTI, Eddy Asun, agar mempersiapkan gedung gedung bekas perhotelan yang mungkin saat ini dalam keadaan kosong atau tidak di pergunakan lagi untuk nantinya akan bakal dijadikan ruang isolasi.

Dalam kesempatan itu, Bupati Karimun mengimbau kepada seluruh masyarakat Karimun agar tidak resah dengan kehadiran WNI dari Malaysia yang banyak masuk ke Karimun. Sebab, mereka semua adalah warga Karimun yang selama ini bekerja di Malaysia. Namun, karena pemerintah Malaysia memberlakukan lockdown, maka mereka terpaksa pulang ke Karimun.

“Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat Karimun, tak usah panik dan resah dengan kedatangan WNI dari Malaysia tersebut. Mereka adalah warga Karimun, mereka adalah saudara kita dan tidak mungkin kita tidak menerima mereka untuk kembali ke Kabupaten Karimun,” pungkasnya. (ham)

News Feed